Tanjungpandan (ANTARA) - ‎Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjungpandan bersama Kodim 0414/Belitung bekerja sama mengelola dan mengoptimalkan lahan tidur di dalam area lapas guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
‎
‎"Pemanfaatan lahan tidur ini tidak hanya menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembinaan kemandirian warga binaan," kata Kepala Lapas Kelas II B Tanjungpandan, Muhammad Rolan, di Tanjungpandan, Rabu.
‎
‎Ia menjelaskan area lahan tidur di lingkungan Lapas Kelas II B Tanjungpandan akan dikelola secara produktif untuk kegiatan pertanian, perkebunan, maupun budi daya yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan potensi lokal.
‎
‎Menurut dia, program ini dirancang agar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memperoleh bekal keterampilan produktif di bidang pertanian dan perkebunan yang dapat mereka terapkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

‎Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Rahman Safi'i Tanjung di Tanjungpandan, Rabu, menyambut positif kerja sama pemanfaatan dan pengolahan lahan tidur dalam area lapas ini.
‎
Ia mengatakan kerja sama yang terjalin tidak hanya fokus pada pemanfaatan lahan produktif, namun sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan.
‎
‎"Kerja sama ini penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan agar memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketahanan pangan," ujarnya.
‎
‎Ia mengharapkan kerja sama pengolahan lahan tidur dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan komoditas pangan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
‎
‎"Kemudian mengoptimalkan pembinaan kemandirian warga binaan secara berkelanjutan," katanya.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.