Kuwait dan Mesir mengutuk upaya Houthi menargetkan Riyadh
Minggu, 20 September 2026 12:10 WIB
Kuwait (ANTARA) - Kuwait mengecam keras dan mengutuk upaya milisi Houthi menargetkan Riyadh, Arab Saudi, dengan rudal balistik, serta upaya mereka menargetkan warga sipil dan objek sipil di Bish, Taif, Farasan, dan Yanbu.
Dalam pernyataan yang dirilis, Sabtu (19/9), Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan serangan-serangan bermusuhan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Arab Saudi serta pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Kementerian tersebut memuji kewaspadaan dan efektivitas Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi dalam menggagalkan serangan yang disebutnya tercela dan pengecut tersebut.
Selain itu, Kuwait menegaskan kembali solidaritas penuh dengan Arab Saudi, dukungannya kepada Kerajaan, serta dukungan terhadap seluruh langkah yang diambil untuk menjaga kedaulatan dan keamanan Arab Saudi serta melindungi warga negara dan penduduknya.
Kementerian tersebut turut menekankan bahwa keamanan Arab Saudi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).
Senada, Mesir mengecam serangan terhadap Riyadh dengan menyebut kejadian tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap keamanan dan stabilitas Kerajaan Arab Saudi serta kawasan secara keseluruhan, sekaligus melanggar aturan dan ketentuan hukum internasional.
Mesir mengatakan serangan tersebut merupakan eskalasi berbahaya yang dapat meningkatkan ketegangan dan mengganggu stabilitas kawasan.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Mesir, negara itu menegaskan kembali penolakannya secara tegas terhadap setiap upaya untuk mengganggu keamanan dan kedaulatan Arab Saudi.
Mesir turut menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi serta mendukung setiap langkah yang diambil Kerajaan untuk menjaga stabilitas dan keamanannya.
Mesir juga menekankan bahwa keamanan Arab Saudi dan Mesir tidak dapat dipisahkan.
Sumber: SPA-OANA
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026