asiawebawards.com
  • 2026-08-09 23:28:52 +0000 UTC

    Aug 09, 2026

    Kulit gatal setelah pakai jam tangan? Ini penyebab dan solusinya

    Jakarta (ANTARA) - Sebagian orang mengalami kulit gatal, kemerahan, atau muncul ruam setelah memakai jam tangan. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda alergi atau iritasi akibat bahan pada jam, terutama logam seperti nikel yang sering digunakan pada beberapa komponen jam tangan.

    Keluhan akibat penggunaan jam tangan umumnya termasuk dalam dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit yang terjadi setelah bersentuhan dengan zat tertentu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan tertentu maupun iritasi akibat keringat, gesekan, atau kelembapan yang terjebak di bawah tali jam.

    Baca juga: Dampak menggaruk rasa gatal yang muncul pada kulit

    Penyebab alergi jam tangan

    Salah satu penyebab paling umum alergi akibat jam tangan adalah kandungan nikel pada bagian logam, seperti casing, pengait, atau tali jam. Nikel dikenal sebagai salah satu pemicu dermatitis kontak alergi yang cukup sering ditemukan pada berbagai benda sehari-hari, termasuk perhiasan dan jam tangan.

    Selain logam, beberapa faktor lain yang dapat memicu keluhan kulit akibat penggunaan jam tangan antara lain:

    • Bahan tali jam yang tidak cocok dengan kulit.
    • Keringat yang menumpuk di bawah jam.
    • Gesekan antara jam dan permukaan kulit.
    • Debu atau kotoran yang menempel pada jam.
    • Penggunaan jam terlalu ketat sehingga kulit sulit bernapas.

    Ciri-ciri alergi jam tangan

    Gejala alergi jam tangan biasanya muncul pada area kulit yang bersentuhan langsung dengan jam. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:

    • Kulit terasa gatal.
    • Muncul kemerahan atau ruam.
    • Kulit menjadi kering dan bersisik.
    • Rasa perih atau terbakar.
    • Muncul bintil kecil atau lepuhan pada area tertentu.

    Pada sebagian orang, gejala dapat muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah memakai jam tangan secara rutin. Jika keluhan terus berulang setiap kali menggunakan jam yang sama, kemungkinan terdapat reaksi terhadap bahan tertentu pada jam tersebut.

    Baca juga: 6 bahan alami yang ampuh mengatasi ketombe dan kulit kepala gatal

    Cara mengatasi alergi jam tangan

    Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan:

    1. Hentikan penggunaan sementara

    Langkah pertama adalah melepas jam tangan yang diduga menjadi penyebab iritasi. Memberikan waktu bagi kulit untuk pulih dapat membantu mengurangi peradangan.

    2. Bersihkan area kulit

    Cuci bagian kulit yang mengalami iritasi dengan air bersih dan sabun lembut. Pastikan area tersebut tetap kering agar tidak memperparah kondisi kulit.

    3. Gunakan kompres dingin

    Kompres dingin dapat membantu meredakan rasa gatal dan mengurangi kemerahan pada kulit yang mengalami iritasi.

    4. Ganti bahan jam tangan

    Jika penyebabnya adalah alergi logam seperti nikel, pengguna dapat memilih jam dengan bahan yang lebih ramah kulit, seperti tali berbahan kain, kulit, plastik, atau logam yang memiliki label bebas nikel (nickel-free).

    5. Gunakan obat sesuai anjuran

    Pada kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan penggunaan obat seperti krim untuk mengurangi peradangan atau obat antihistamin untuk membantu meredakan rasa gatal.

    Baca juga: Kenali gejala kulit kering disertai gatal yang sering terabaikan

    Cara mencegah alergi jam tangan kambuh

    Agar masalah kulit tidak kembali muncul, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti:

    • Bersihkan jam tangan secara rutin.
    • Jangan memakai jam terlalu ketat.
    • Lepas jam tangan saat mandi atau beraktivitas yang menyebabkan banyak keringat.
    • Pilih jam dengan bahan yang sesuai untuk kulit sensitif.
    • Hindari penggunaan jam yang terbukti menyebabkan reaksi alergi.

    Selain itu, menjaga kebersihan kulit di area pergelangan tangan juga penting karena keringat dan kotoran yang menumpuk dapat memperburuk iritasi.

    Kapan harus periksa ke dokter?

    Jika ruam semakin luas, muncul luka, bernanah, terasa nyeri, atau tidak membaik setelah menghindari penggunaan jam tangan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit.

    Dokter dapat membantu memastikan penyebab keluhan, termasuk melakukan pemeriksaan tertentu seperti patch test untuk mengetahui bahan yang memicu reaksi alergi.

    Alergi jam tangan memang dapat mengganggu kenyamanan, tetapi kondisi ini umumnya dapat dikendalikan dengan mengenali penyebabnya dan memilih aksesori yang sesuai dengan kondisi kulit. Menghindari bahan pemicu menjadi langkah utama agar kulit tetap sehat dan nyaman.

    Baca juga: Air kelapa belum terbukti dapat ringankan gatal akibat cacar air

    Baca juga: Kenali gejala dan penanganan iritasi kulit dari serangga kamitetap

    Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
    Editor: Suryanto
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-09 23:28:52 +0000 UTC