Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggandeng Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Kalimantan Barat jadi penggerak motor ekonomi umat melalui pengembangan usaha, investasi dan pemberdayaan UMKM.

"ISMI hadir bukan sekadar kumpulan pengusaha melainkan sebagai gerakan saudagar muslim yang berniaga dengan iman, berakhlak dengan Al-Qur'an, dan bermanfaat untuk umat," kata Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto saat menghadiri Muswil I ISMI Kalbar di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa.

Sukiryanto mengatakan ISMI harus mampu melahirkan program konkret yang menjawab tantangan dunia usaha sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut dia, organisasi tersebut telah merintis sejumlah program ekonomi selama lima tahun terakhir, termasuk pembangunan pabrik pengolahan buah-buahan khas Khatulistiwa.

Program tersebut, kata Sukiryanto, sudah berjalan meskipun masih membutuhkan penguatan agar mampu memberikan hasil yang lebih maksimal bagi masyarakat dan pelaku usaha.

"Memang ada program unggulan kita, yaitu membuat pabrik khusus untuk produk buah-buah Khatulistiwa. Alhamdulillah berjalan walaupun belum maksimal," ujarnya.

Selain industri pengolahan hasil pertanian, ISMI Kalbar turut mendorong sejumlah investasi strategis, di antaranya pembangunan klinik hemodialisa dan Hotel Four Points Kubu Raya.

Sukiryanto menilai pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi kepengurusan berikutnya untuk memperluas keterlibatan ISMI dalam pengembangan ekonomi daerah, terutama dengan memperkuat kemitraan antara pengusaha besar dan UMKM.

Ia mengatakan tantangan dunia usaha saat ini membutuhkan pengusaha yang tidak hanya memiliki kemampuan bisnis, tetapi juga menjunjung nilai integritas dan tanggung jawab sosial.

"Di tengah tantangan ekonomi hari ini, kita butuh dua hal penting sebagai organisasi pengusaha yang bernafaskan Islam, yakni spiritual dan 'skill'," katanya.

Karena itu, ia berharap Muswil I ISMI Kalbar menghasilkan program kerja yang lebih terarah untuk meningkatkan kapasitas pengusaha dan pelaku UMKM, sekaligus memperluas jaringan usaha di daerah.

Sukiryanto yang juga Ketua Majelis Pengurus Wilayah ISMI Kalbar mengatakan penguatan organisasi di tingkat kabupaten dan kota menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Saat ini, kepengurusan ISMI kabupaten/kota baru terbentuk di Mempawah dan Sintang. Perluasan struktur tersebut dinilai penting agar program pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Kalbar.

"Mudah-mudahan kepengurusan yang baru bisa membentuk dan menambah ISMI di kabupaten/kota lainnya," ujarnya.
 

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.