Kronologi Turis Prancis Positif Hantavirus, Awalnya Keluhkan Gejala Ini
Jakarta -
Pejabat kesehatan mengatakan seorang turis Prancis-Argentina yang diisolasi di Spanyol setelah dinyatakan positif terinfeksi hantavirus Andes yang langka mungkin dapat menularkan virus selama hingga 10 hari saat bepergian melalui Prancis bulan lalu.
Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan pasien tersebut, yang kini diisolasi bersama keluarganya di wilayah Galicia, barat laut Spanyol, mungkin berada dalam kondisi menular antara 18 Juli dan 28 Juli.
Pejabat mengatakan pasien memiliki viral load yang sangat rendah saat didiagnosis, yang menunjukkan potensi penularan yang "sangat terbatas".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas kesehatan Spanyol mengatakan pada Kamis bahwa pasien tersebut mencari pertolongan medis di Prancis karena mengalami gejala mirip flu sebelum bepergian ke Galicia. Setelah pejabat Prancis mengonfirmasi hasil tes hantavirus positif, mereka memberi tahu pasien dan otoritas Spanyol.
Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan hanya kontak dekat yang dianggap berisiko, termasuk orang yang tinggal serumah, orang yang berbagi tempat tinggal atau melakukan kontak dekat dalam waktu lama selama perjalanan, serta tenaga kesehatan yang menangani pasien tanpa alat pelindung diri yang sesuai.
Otoritas kesehatan regional Prancis masih melakukan pelacakan kontak untuk mengidentifikasi siapa saja yang mungkin mengalami paparan berisiko tinggi dan telah merekomendasikan agar seluruh kontak dekat melakukan isolasi di rumah.
Kasus ini tidak berkaitan dengan wabah hantavirus Andes di kapal pesiar MV Hondius yang terjadi pada awal tahun ini, kata otoritas Prancis. Wabah tersebut menyebabkan sejumlah infeksi parah dan tiga kematian.
"Penularan yang diamati berkaitan dengan pasien yang terdampak paling parah, yang memiliki viral load lebih tinggi. Kejadian ini juga mengonfirmasi rendahnya tingkat penularan hantavirus Andes di luar situasi paparan berisiko tinggi, dengan tidak ditemukan kasus sekunder di antara orang-orang yang dianggap sebagai kontak berisiko rendah," kata Kementerian Kesehatan Prancis, merujuk pada wabah MV Hondius, dikutip dari Anadolu.
Hantavirus Andes merupakan satu-satunya hantavirus yang diketahui dapat menular dari orang ke orang. Sebagian besar infeksi hantavirus ditularkan melalui hewan pengerat, dan saat ini belum ada pengobatan khusus maupun vaksin untuk penyakit tersebut.
(suc/suc)