ILUSTRASI. Krom Bank Indonesia menyiapkan strategi ekspansi kredit untuk menjaga pertumbuhan bisnis pada 2026 (Dok/Krom Bank)

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Krom Bank Indonesia menyiapkan strategi ekspansi kredit untuk menjaga pertumbuhan bisnis pada 2026. Bank digital tersebut akan mengoptimalkan skema channeling melalui kemitraan dengan perusahaan pembiayaan, sembari memperluas penyaluran kredit secara langsung lewat aplikasi Krom.

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan, perseroan optimistis penyaluran kredit pada 2026 dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Krom Bank menargetkan pertumbuhan kredit hingga dua digit.

"Faktor eksternal seperti perlambatan ekonomi global, fluktuasi harga komoditas, dan isu geopolitik tentu akan menjadi faktor penentu pertumbuhan yang akan datang," kata Anton kepada kontan.co.id.

Untuk mencapai target tersebut, Krom Bank akan memanfaatkan berbagai momentum pasar dan hari besar nasional sebagai peluang untuk mendorong peningkatan penyaluran kredit.

Dari sisi strategi distribusi kredit, channeling menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan Krom Bank. Perseroan akan melanjutkan program penerusan pembiayaan bersama mitra yang telah bekerja sama sekaligus membuka peluang menjalin kemitraan dengan mitra baru.

Baca Juga: BNC Bidik Penyaluran Kredit Tembus Rp8 Triliun di 2026

"Terkait pertumbuhan penyaluran kredit, Krom Bank akan memanfaatkan kanal channeling dan akan meneruskan program penerusan pembiayaan dengan mitra yang sudah ada maupun mitra baru. Strategi ini merupakan strategi utama Bank dalam menyalurkan kredit," ujarnya.

Selain mengandalkan channeling, Krom Bank juga terus mengembangkan penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah. Salah satu upayanya dilakukan melalui produk Krom Kredit yang tersedia di aplikasi Krom.

Anton mengatakan, kombinasi kedua kanal penyaluran tersebut diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kredit secara selektif, dengan tetap menjaga kualitas aset dan menerapkan prinsip kehati-hatian.

Adapun sejumlah sektor yang menjadi fokus Krom Bank meliputi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), konsumsi produktif, serta pembiayaan ritel.

Baca Juga: Allo Bank (BBHI) Bidik Pertumbuhan Kredit di Atas Industri pada 2026

"Bank optimis dapat meningkatkan penyaluran kredit secara selektif dan berkualitas, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Sektor prioritas seperti UMKM, konsumsi produktif, serta pembiayaan retail akan menjadi fokus utama," jelas Anton.

Sebagai gambaran, Krom Bank mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp6,52 triliun hingga akhir Juni 2025. Realisasi tersebut melonjak 141,57% secara tahunan (year on year/yoy) dan tumbuh 9,51% secara bulanan (month on month/mom).

Ke depan, Krom Bank akan terus memperluas jaringan kemitraan channeling sekaligus mengoptimalkan penyaluran kredit secara langsung melalui aplikasi Krom. Strategi tersebut diarahkan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan ekspansi berjalan secara berkualitas di tengah dinamika ekonomi dan ketatnya persaingan industri perbankan digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Bank
  • PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  • Krom Bank Indonesia
  • Krom Bank