asiawebawards.com
  • 2026-08-12 06:37:54 +0000 UTC

    Aug 12, 2026

    KPPG Palu terapkan SIPGN untuk kawal makan bergizi gratis di Sulawesi Tengah

    KPPG Palu terapkan SIPGN untuk kawal makan bergizi gratis di Sulawesi Tengah

    Rabu, 12 Agustus 2026 13:37 WIB

    Image Print

    Sejumlah peserta didik di Sulawesi Tengah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-KPPG Palu

    Kota Palu (ANTARA) - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palu mulai menerapkan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) untuk mengawasi dan mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG) di Sulawesi Tengah.

    "Jadi terkait pengawasan dan perbaikan tata kelola MBG saat ini sedang dilakukan pembenahan termasuk sistematika dan mekanisme pendistribusian SPPG di daerah tersebut," kata Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Palu Muhammad Aril Putra di Kota Palu, Rabu.

    Ia mengemukakan sebagian besar dapur di Sulawesi Tengah sudah mendaftar dan dalam tahap proses pengumpulan serta analisis, mulai dari laporan persiapan hingga selesai holding.

    "Setiap hari dalam SIPGN yang paling diatensi terkait penerima manfaat berdasarkan by name by address seperti peserta didik harus sesuai nomor induk siswa nasional dan penerima manfaat 3B berdasarkan nomor induk kependudukan," ucapnya.

    Ia menuturkan aturan by name by address bertujuan agar ketepatan sasaran penerima manfaat tetap valid.

    Menurut dia, pihaknya saat ini sedang merancang standarisasi pelabelan kemasan makanan berbasis kode batang respons cepat atau QR Code untuk menjamin mutu serta keamanan konsumsi program MBG di wilayah tersebut.

    "Tentunya pelabelan terintegrasi ini merupakan implementasi arahan Badan Gizi Nasional terkait batas aman konsumsi makanan MBG maksimal empat jam setelah diolah," sebutnya.

    Aril menyebutkan dalam proses pelabelan tidak memiliki batas waktu sebab masih dalam bentuk imbauan dari Badan Gizi Nasional secara umum.

    Ke depan kode QR pada label ompreng nantinya memuat informasi detail makanan hingga ambang batas waktu konsumsi, sehingga pihak sekolah maupun penerima manfaat dapat memindai dan memverifikasi secara langsung kelayakan makanan yang diterima.

    "Pada intinya sebagian besar SPPG di Sulawesi Tengah telah terhubung dengan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) serta terpantau langsung melalui sistem monitoring terpusat BGN," kata dia.

    Diketahui program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Tengah sudah menjangkau 81.398 penerima manfaat kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD.

    Untuk penerima manfaat kelompok 3B terdiri dari 52.773 balita non-PAUD, 8.947 ibu hamil, dan 19.678 ibu menyusui yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

    Pewarta : Moh Salam
    Editor: Muhammad Zulfikar
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-08-12 06:37:54 +0000 UTC