Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, mengoptimalkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) untuk memperkuat upaya pencegahan stunting dan pendampingan keluarga sasaran di daerah tersebut.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Kota Sorong Musa Fonataba di Sorong, Selasa, mengatakan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pelibatan orang tua asuh.

"Melalui Genting, kita diajak untuk bergandengan tangan dan menghadirkan kepedulian nyata langsung kepada keluarga yang membutuhkan," katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Sorong, prevalensi stunting di daerah itu tercatat 27,6 persen pada 2025-2026, menurun dibandingkan dengan angka 29,3 persen pada 2024.

Pemerintah Kota Sorong menargetkan prevalensi stunting dapat ditekan hingga 5,6 persen, sedangkan target Provinsi Papua Barat Daya 8,3 persen.

Ia mengatakan stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan dan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, kata dia, pencegahan stunting perlu dilakukan melalui pemenuhan asupan gizi, edukasi pola asuh, serta penciptaan lingkungan yang sehat bagi anak dan keluarga.

Ia menjelaskan rapat pembinaan Genting menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program, menyamakan persepsi, dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pendampingan keluarga sasaran.

"Rapat pembinaan sangat penting untuk mengevaluasi, menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor," ujarnya.

Menurut dia, kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta orang tua asuh agar pendampingan keluarga sasaran dapat dilakukan secara tepat sasaran, tepat guna, dan berkelanjutan.

Musa juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus, relawan, dan orang tua asuh Genting yang telah berperan dalam mendampingi anak-anak dan keluarga sasaran.

"Kepada seluruh jajaran pengurus, para relawan, dan khususnya para orang tua asuh Genting yang dengan tulus mendampingi anak-anak asuh, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih," katanya.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.