Jumat 25 Sep 2026 11:20 WIB

Kebijakan Presiden Abelardo berbeda dengan pendahulunya Gustavo Petro.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella.

Foto: EPA/ERNESTO GUZMAN JR

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA -- Kolombia menyatakan secara resmi telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Hal itu karena masalah keamanan nasional dan hemisferik, terkait dengan kelompok-kelompok teroris internasional dan narkoteroris, serta pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Dalam sebuah pernyataan, Kamis (24/9), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Kolombia mengatakan, keputusan tersebut mulai berlaku pada 19 September 2026. Keputusan itu didasarkan pada prioritas kebijakan luar negeri pemerintah, termasuk perang melawan kejahatan transnasional dan perlindungan keamanan nasional.

Kolombia juga mempertimbangkan dugaan pelanggaran HAM, serangan terverifikasi terhadap negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah, serta blokade Selat Hormuz. Selain itu, Pemerintah Kolombia menyoroti apa yang disebutnya sebagai upaya penghalang otoritas Iran terhadap upaya Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk memverifikasi cakupan program nuklir Iran.

"Fakta-fakta tersebut telah mengikis kepercayaan Kolombia terhadap Pemerintah Republik Islam Iran," menurut pernyataan Kemlu Kolombia. Namun demikian, Pemerintah Kolombia menegaskan pemutusan hubungan diplomatik tersebut tidak mencakup pemutusan hubungan konsuler.

  • kolombia dan iran

  • hubungan kolombia dan iran

  • hubungan diplomatik kolombia dan iran

  • presiden kolombia abelardo de la espriella

Berita Terkait

Berita Lainnya

Terpopuler

  • Sebanyak 68 dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026.

    Jumat , 25 Sep 2026, 14:34 WIB

    *68 Dosen UBSI Lulus Sertifikasi Dosen 2026, Perkuat Profesionalisme Akademik

    • Ketua Dewan Kehormatan LAMEMBA Perry Warjiyo memberikan sambutan secara daring dalam acara peluncuran LAMEMBA International Accreditation (LIA) pada Selasa, (22/9/2026).

      Jumat , 25 Sep 2026, 14:00 WIB

      LAMEMBA Luncurkan Akreditasi Internasional untuk Kampus Ekonomi dan Bisnis

    •  Pemerintah meluncurkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mencegah praktik underinvocing di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Ahad (31/5/2026).

      Jumat , 25 Sep 2026, 12:28 WIB

      Pakar: Penerimaan Negara Rp 600 Triliun Hilang Akibat Underinvoicing Perlu Dibuktikan

    • PUBG Mobile Indonesia siap kembali membawa nama Indonesia ke panggung olahraga Asia melalui perjuangan Tim Nasional PUBG Mobile Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

      Jumat , 25 Sep 2026, 12:24 WIB

      Lima Talenta PUBG Mobile Indonesia Siap Bawa Merah Putih di Asian Games 2026

    • Petani mengambil air dari sumur untuk menyiram tanaman tembakau di Lengkong, Nganjuk, Jawa Timur. Climate Impact Lab memproyeksi sekitar 19.300 kematian akibat panas di Indonesia pada periode El Nino hingga Februari 2027. Angka tersebut dinilai harus menjadi alarm untuk memperkuat mitigasi kesehatan.

      Jumat , 25 Sep 2026, 11:57 WIB

      Pakar: Proyeksi Kematian Akibat El Nino Harusnya Jadi Alarm Mitigasi Kesehatan