AMBON (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperkuat kolaborasi dengan PT Telkom Indonesia untuk memperluas akses internet gratis bagi masyarakat di ruang-ruang publik di tengah penyesuaian dan efisiensi anggaran daerah.
Kepala Diskominfo Provinsi Maluku Titus F. L. Renwarin di Ambon, Sabtu, mengatakan penguatan konektivitas digital menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat di daerah kepulauan tersebut dapat memperoleh akses informasi dan layanan digital secara lebih mudah.
"Kominfo bukan hanya mengelola jaringan perkantoran, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat dapat terhubung dengan informasi dan layanan publik melalui akses komunikasi yang mudah," katanya.
Ia mengatakan salah satu bentuk layanan yang telah dirasakan masyarakat yakni penyediaan fasilitas Wi-Fi gratis di kawasan Gong Perdamaian Dunia Ambon dan sejumlah titik ruang publik lainnya.
Menurut dia, keberadaan akses internet publik tersebut penting karena ruang digital tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga mendukung masyarakat memperoleh informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah daerah.
"Di tengah efisiensi anggaran, semangat untuk menginterkoneksikan masyarakat tidak boleh surut. Kita tetap mencari pola kolaborasi agar layanan digital bisa terus dirasakan masyarakat," ujarnya.
Dirinya menjelaskan penguatan konektivitas dilakukan melalui kerja sama dengan Telkom yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas pemerintahan, tetapi juga memperluas layanan internet di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Sementara itu Account Manager PT Telkom Property Area Maluku Jeffy Haryanto mengatakan Telkom terus mendukung upaya Pemprov Maluku memperluas jangkauan layanan Wi-Fi Managed Service di sejumlah titik publik.
"Sinergi ini tidak hanya untuk kebutuhan internet perkantoran, tetapi juga diarahkan ke titik-titik kumpul masyarakat sehingga manfaat konektivitas dapat dirasakan lebih luas," katanya.
Selain memperluas jaringan internet publik, Telkom bersama Diskominfo Maluku juga merencanakan integrasi kamera pengawas atau CCTV di sejumlah lokasi strategis untuk mendukung keamanan dan pemantauan wilayah secara langsung.
Penguatan akses internet juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Akses internet gratis melalui kolaborasi tersebut telah tersedia di sejumlah fasilitas umum, di antaranya Masjid Raya Al-Fatah, Gereja Pusat Maranatha, dan kawasan wisata Pantai Liang.
Selain fasilitas umum, akses internet juga diperluas ke sektor pendidikan dengan menjangkau lebih dari 200 sekolah di 11 kabupaten/kota di Maluku.
Peningkatan konektivitas berjalan beriringan dengan penataan layanan digital pemerintahan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Penataan tersebut diarahkan agar berbagai aplikasi dan layanan pemerintah daerah dapat terintegrasi sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh layanan tanpa harus berhadapan dengan sistem yang terpisah-pisah.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.