Kamis, 24 September 2026 - 21:03 WIB
VIVA – Moh Zaki Ubaidillah menjadi sosok penting di balik keberhasilan Indonesia kembali meraih medali emas beregu putra badminton Asian Games 2026.
Baca Juga
Menariknya, ketika Indonesia terakhir kali menjadi juara nomor beregu putra di Asian Games pada 1998, Ubed bahkan belum lahir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kini, 28 tahun berselang, pemain yang akrab disapa Ubed itu justru menjadi penentu kembalinya Indonesia ke podium tertinggi.
Baca Juga
Ubed yang kini berusia 19 tahuntampil pada partai kelima final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menghadapi wakil China, Weng Hongyang, di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis 24 September 2026.
Turun dalam situasi pertandingan yang sangat menentukan, Ubed mampu tampil tenang. Ia mengalahkan Weng dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 dalam duel selama 45 menit.
Baca Juga
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia menaklukkan China 3-2 sekaligus mengamankan medali emas pertama Kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
Lebih istimewa lagi, Indonesia sempat berada dalam posisi sulit setelah kalah pada dua pertandingan pertama. Alwi Farhan kemudian memperkecil ketertinggalan sebelum Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Ubed kemudian mendapat tugas terakhir untuk menentukan nasib Indonesia. Tugas tersebut berhasil dituntaskan. Pemain muda itu membawa Indonesia melakukan comeback sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun.
Indonesia terakhir kali merebut emas beregu putra pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand. Saat itu, tim Merah Putih juga mengalahkan China di partai final.
Namun, setelah kejayaan tersebut, Indonesia belum mampu kembali menjadi juara di nomor beregu putra. Indonesia memang sempat dua kali mencapai final, yakni pada Asian Games 2002 dan 2018. Tetapi, kedua final tersebut berakhir dengan kekalahan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan, Indonesia kalah 1-3 dari tuan rumah. Sementara pada Asian Games 2018, Indonesia kembali harus puas dengan medali perak setelah takluk 1-3 dari China.
Kini, generasi berbeda menghadirkan cerita baru. Saat Indonesia terakhir kali menjadi juara pada 1998, Ubed belum lahir. Namun, ketika penantian itu akhirnya berakhir pada 2026, justru Ubed yang berdiri sebagai pemain terakhir di lapangan untuk memastikan emas berada di tangan Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Kemenangan atas China tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Ubed sekaligus mengantarkan Indonesia kembali menjadi juara beregu putra Asian Games setelah 28 tahun.