Dian Eko Prasetio
| 10 September 2026, 17:27 WIB

Lima atlet panjat tebing Indonesia yang akan bersaing di ajang World Climbing Series Guiyang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–13 September 2026 berfoto sebelum berangkat di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (10/9/2026). FPTI.
AKURAT.CO, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) resmi memberangkatkan lima atlet andalannya menuju Guiyang, Tiongkok, pada Rabu (9/9/2026).
Pengiriman skuad ini bertujuan untuk memanaskan persaingan di ajang World Climbing Series Guiyang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–13 September 2026.
Pada seri kejuaraan dunia kali ini, FPTI memutuskan fokus penuh menurunkan para pemanjat disiplin speed demi menguji serta menjaga konsistensi performa atlet di papan atas dunia.
Tim Indonesia diperkuat oleh kombinasi dua atlet putra dan tiga atlet putri yang diproyeksikan tampil di berbagai nomor speed.
Baca Juga: Asian Games: Masih di Jalur Podium, Timnas Panjat Tebing Indonesia Optimististis Targetkan 2 Emas
Mereka adalah Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nur Samsa, Berthdigna Devi Surya Kusuma, Rajiah Salsabillah, dan Kadek Adi Asih.
Ajang World Climbing Series Guiyang sendiri bakal mempertandingkan lima nomor krusial di kategori speed.
Meliputi speed perorangan putra, speed perorangan putri, speed relay campuran, speed relay putra, serta speed relay putri.
Head Coach Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menyampaikan bahwa partisipasi di Guiyang merupakan bagian dari strategi ajang pemanasan menuju multievent bergengsi Asian Games 2026.
"Bagi Bertha (Berthdigna Devi Surya), ini adalah persiapan akhir untuk menghadapi Asian Games," ungkap Galar.
Senada dengan sang pelatih, Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, menegaskan pentingnya konsistensi hasil dalam seri ini untuk mengamankan posisi atlet Indonesia di ranking dunia.