Ketua DPRD Tala: RDP penyaluran BBM bersubsidi sudah ada titik temu - ANTARA News Kalimantan Selatan
Hasil pertama, dari nelayan Desa Tabanio tetap memakai pengelola yang ada dengan catatan pihak nelayan menerima sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut,
Pelaihari (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Khairil Anwar menyebutkan, hasil musyawarah rapat dengar pendapat (RDP) penyaluran BBM bersubsidi bersama pihak terkait dan Forkopimda di DPRD Tanah Laut sudah ada titik temu.
"Hasil pertama, dari nelayan Desa Tabanio tetap memakai pengelola yang ada dengan catatan pihak nelayan menerima sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut," ujar H Khairil Anwar selepas RDP, di Gedung DPRD Tanah Laut, Senin.
"Mudah-mudahan dengan hasil RDP hari ini nelayan kita di Tanah Laut, khususnya di Kuala Tambangan dan Tabonio aman dan suasana tidak lagi bergejolak. Kita semua membuka diri dengan niat yang sama agar tidak ada lagi permasalahan penyaluran BBM bersubsidi," harapnya.
"Pertama di Kuala Tambangan dua-duanya jalan. Artinya sama-sama menghormati hukum, pengelola tidak dirugikan dan nelayan tidak dirugikan. Jadi jangan sampai mempengaruhi itu intinya,"terangnya.
Kalau di Desa Tabonio, sebut dia, intinya pengelola menjalankan sesuai prosedur dan aturan, artinya keluar minyak sesuai aturan itu lah yang dijalankan.
"Artinya kami sebagai pengelola mengamini tujuan itu. Mudah-mudahan tidak lagi kejadian di kemudian hari dan itu lah intinya,"tegas Bujino.
Sementara, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak sudah memberikan solusi dan budaya seperti itu hendaknya dikedepankan dan dibiasakan.
"Hari ini sudah membuktikan pembicaraan dengan kepala dingin akan menghasilkan solusi," pesan AKBP Ricky Boy Siallagan.
Ditambahkan Kepala DPKP Tanah Laut Kusri, kehadiran DPKP Tanah Laut di RDP untuk menyampaikan laporan hasil pertanggungjawaban tim terpadu penyaluran BBM bersubsidi, khusus untuk nelayan.
Pewarta: Arianto
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.