asiawebawards.com
  • 2026-08-16 03:45:31 +0000 UTC

    Aug 16, 2026

    Ketua DPRD Rejang Lebong ajak masyarakat isi kemerdekaan dengan karya - ANTARA News Bengkulu

    Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Juliansyah Yayan mengajak masyarakat daerah itu mengisi kemerdekaan hasil perjuangan pahlawan dengan karya nyata dan pengabdian terbaik.

    "Dalam momentum ini, sudah sepantasnya kita merenung sejenak untuk menata dan merajut kembali makna kemerdekaan dengan karya terbaik sesuai semangat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945," kata Juliansyah Yayan saat memimpin paripurna istimewa mendengarkan pidato Presiden dalam rangka HUT RI ke-81 di DPRD Rejang Lebong, Jumat.

    Dia menjelaskan, momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan kesempatan untuk merenungkan makna perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat semangat membangun daerah.

    Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam melanjutkan pembangunan guna mewujudkan cita-cita bangsa yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.

    Rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut diwarnai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Rejang Lebong yang dihadiri jajaran Forkopimda dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja.

    Usai membuka rapat, Juliansyah bersama peserta rapat mengikuti penayangan Sidang Tahunan MPR RI secara virtual dari gedung DPRD setempat.

    Rapat paripurna istimewa tersebut digelar khusus untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yang diawali pidato Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

    Dia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pemerintah daerah dan DPRD Rejang Lebong untuk menyerap pesan kebangsaan serta mengarahkan pembangunan daerah agar sejalan dengan kebijakan nasional.

    Pewarta: Nur Muhamad
    Editor : Anom Prihantoro

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-16 03:45:31 +0000 UTC