Tanjungpandan (ANTARA) - Peresmian Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) di Pulau Rengit, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, resmi menjadi tonggak sejarah baru dalam pemanfaatan teknologi hidrogen sebagai sumber energi bersih di Indonesia, khususnya bagi wilayah kepulauan kecil.
Direktur Energi Baru Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM RI, Senda Hurmuzan Kanam di Pulau Rengit, Belitung, Sabtu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN Puslitbang atas terealisasi proyek pionir ini.
"Ini merupakan teknologi yang baru dan pertama kali di Indonesia dan Bangka Belitung menjadi contoh nasional untuk pengembangan teknologi hidrogen pembangkit listrik," katanya.
Ia menjelaskan nantinya, proyek ini akan menjadi model untuk pengembangan di pulau-pulau kecil lainnya.
Fasilitas yang dibangun oleh PT PLN (Persero) melalui PLN Puslitbang ini mengaplikasikan teknologi hidrogen untuk pembangkit listrik.
Ia menjelaskan bahwa riset dan pengembangan teknologi ini sebenarnya telah diinisiasi sejak empat tahun lalu bertepatan dengan momentum G20.
Namun, Pulau Rengit di Kepulauan Bangka Belitung dipilih sebagai lokasi pertama pembangunan ekosistem energi hijau terpadu ini.
"Keberadaan GEET Pulau Rengit juga dinilai sejalan dengan visi strategis pemerintah pusat dalam metransisikan energi nasional menuju energi baru terbarukan (EBT).
"Program ini merupakan bagian dari pengembangan teknologi hidrogen yang tercantum dalam Rencana Aksi Nasional (RAN) Roadmap Hidrogen dan Amonia 2025–2034. Jadi, apa yang diresmikan hari ini sangat selaras dengan peta jalan hidrogen Indonesia," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan menyatakan bakal melaporkan keberhasilan proyek percontohan ini secara langsung kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Ia berharap peresmian GEET di Pulau Rengit dapat memberikan inspirasi serta menjadi referensi utama bagi pengembangan infrastruktur energi bersih berbasis hidrogen di daerah-daerah kepulauan lainnya di Tanah Air.
"Semoga kolaborasi antara Kementerian ESDM, PLN, dan pemerintah daerah terus berjalan solid demi mewujudkan ketahanan energi nasional yang bersih, modern,.dan berkelanjutan," katanya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.