asiawebawards.com
  • 2026-08-20 06:24:58 +0000 UTC

    Aug 20, 2026

    Kemensos: Gempa tidak mengganggu aktivitas di Sekolah Rakyat NTT

    Untuk Sekolah Rakyat memang tidak terdampak sebab posisinya berada di Kabupaten Kupang. Sementara di kabupaten lain masih dalam proses persiapan penyelenggaraan, jadi tidak ada yang terdampak untuk Sekolah Rakyat.

    Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial memastikan kegiatan operasional program Sekolah Rakyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terganggu dan tetap berjalan normal pascagempa bumi 7,7 magnitudo yang melanda provinsi tersebut.

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis, mengatakan fasilitas Sekolah Rakyat yang berada di Kabupaten Kupang berada di luar zona terdampak utama bencana.

    "Untuk Sekolah Rakyat memang tidak terdampak sebab posisinya berada di Kabupaten Kupang. Sementara di kabupaten lain masih dalam proses persiapan penyelenggaraan, jadi tidak ada yang terdampak untuk Sekolah Rakyat," kata dia.

    Terlepas dari itu, dia memastikan Kemensos terus mengakselerasi pemenuhan kebutuhan dasar penyintas bencana melalui pengoperasian dapur umum lapangan di daerah terdampak gempa bumi yang tersebar di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada.

    Selama periode 17 - 19 Agustus 2026, Kemensos telah memproduksi dan mendistribusikan sebanyak 15.438 porsi makanan bagi warga terdampak di Manggarai Barat-Manggarai Timur.

    Layanan tersebut disuplai secara rutin dari Posko Barang Kolong sebanyak 3.048 porsi per hari dan Posko Golo Conggo sebanyak 2.098 porsi per hari, serta akan ditambah satu titik dapur umum baru di Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, untuk melayani 705 pengungsi.

    Kemensos juga menyalurkan logistik berupa 1.000 paket sembako, lima ton beras reguler, santunan ahli waris bagi dua korban meninggal dunia, serta mendirikan 34 unit tenda darurat di berbagai fasilitas publik strategis, termasuk RSUD Ruteng, sejumlah puskesmas, panti asuhan, dan posko pengungsian di sepanjang jalur
    Ruteng-Reok.

    Sementara itu, ada dua dapur umum yang didirikan di Kabupaten Sikka. Di mana Dapur umum komunal GOR Samador memproduksi 4.700-1.500 porsi per hari dan Dapur umum mandiri di Yayasan Seminari BSB memproduksi masing-masing 900 porsi.

    Baca juga: UT siapkan pembebasan UKT bagi mahasiswa terdampak gempa bumi NTT

    Baca juga: Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan

    Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
    Editor: Rini Utami
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-20 06:24:58 +0000 UTC