Kemenkop perkuat pemberdayaan nelayan di Pulau Sembur-Batam
Selasa, 25 Agustus 2026 23:14 WIB
Kapal tenaga surya yang diberikan kepada masyarakat Pulau Sembur oleh pihak PT Pertamina (Persero) di Batam, Kepri, Selasa (25/8/2026). (ANTARA/Angiela)
Batam (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat pemberdayaan nelayan di Pulau Sembur, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), melalui penyediaan sarana pendukung perikanan yang terintegrasi, mulai dari pabrik es, cold storage, hingga kapal nelayan tenaga surya.
Asisten Deputi Kemitraan Kemenkop Leonardi Pratama mengatakan keberadaan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi modal dasar untuk membangun ekosistem perikanan bernilai tambah.
“Dengan adanya modal dasar listrik, pabrik es, cold storage, ini menjadi modal dasar besar bagi nelayan dan koperasi. Plus nanti juga akan dibangun SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) khusus nelayan di Galang Baru,” ujar Leonardi di Batam, Selasa.
Menurutnya, fasilitas tersebut akan membentuk rantai usaha yang saling terhubung, mulai dari Koperasi Kelurahan Merah Putih Galang Baru sebagai pengelola, penyediaan kebutuhan nelayan hingga penyimpanan hasil tangkapan.
Kemenkop berharap ekosistem tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga menciptakan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.
Pendapatan yang diperoleh kemudian dapat kembali berputar melalui koperasi.
“Ini akan membuat semacam job creation agar nelayan dan anggota koperasi memiliki penghasilan lebih. Nanti dari pendapatan tersebut akan digunakan untuk membayar iuran di koperasi. Jadi uangnya berputar di koperasi ini,” kata Leonardi.
Ia mengatakan, koperasi diharapkan tidak hanya berperan sebagai agregator dan konsolidator, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem usaha perikanan yang terintegrasi.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan fasilitas cold storage dan produksi es yang disediakan melalui kerja sama Pertamina dan Kemenkop menjadi salah satu kebutuhan penting bagi kampung nelayan.
“Tadi sudah dilihat sangat bagus ice maker-nya. Produksi esnya mencapai dua ton per hari, dari itu insya Allah berlebih dan juga bisa didistribusikan ke pulau-pulau lain,” ujarnya.
Selain fasilitas produksi es, keberadaan cold storage dinilai dapat membantu nelayan menyimpan hasil tangkapan ikan, sehingga memiliki waktu dan kesempatan lebih baik untuk memasarkan ikan dengan nilai ekonomi tinggi.
“Diharapkan fasilitas ini dapat mendorong peningkatan produktivitas nelayan, terutama untuk komoditas bernilai tinggi seperti ikan kerapu dan rajungan,” kata dia.
Leonardi menambahkan, Kemenkop juga menyiapkan kapal tenaga surya sebagai bagian dari tahap percontohan.
“Kapal itu masih piloting, kemungkinan besar untuk tahap awal akan digunakan untuk distribusi es,” katanya.
Ia mengatakan, fasilitas tersebut menjadi bagian dari unit usaha Koperasi Kelurahan Galang Baru yang akan terintegrasi dengan pengelolaan dan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari program PLTS 100 gigawatt peak (GWp) secara nasional.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni mengatakan pemerintah daerah akan berkolaborasi untuk mengoptimalkan berbagai fasilitas yang telah tersedia bagi masyarakat Pulau Sembur.
“Dari Desa Sembur, 90 persen adalah masyarakat nelayan. Tentunya pekerjaan nelayan sangat berkaitan dengan pemberdayaan dan hari ini yang menjadi support utama, listrik, sudah terpenuhi dan juga ditambah dengan sarana dan prasarana lainnya,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkop perkuat pemberdayaan nelayan di Pulau Sembur Batam
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.