Kemendagri dorong Satpol PP utamakan pendekatan humanis - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir mendorong Satuan Polisi Pamong Praja untuk bertransformasi menjadi wajah terdepan pelayanan publik yang humanis.
Menurutnya, kualitas interaksi Satpol PP dengan masyarakat akan membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan sehingga pendekatan yang mengedepankan empati dan pelayanan harus terus diperkuat.
"Kalau pajangannya bagus, orang melihat toko itu akan bagus, tetapi kalau pajangannya jelek, masyarakat langsung melabeli toko itu jelek," kata Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat
Hal itu disampaikan Tomsi Tohir saat membuka Bimbingan Teknis Training of Trainers bagi anggota Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Tomsi menjelaskan, peningkatan kapasitas aparatur menjadi kebutuhan mendesak mengingat anggota Satpol PP berasal dari beragam latar belakang, mulai dari tenaga honorer, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga aparatur sipil negara (ASN).
Oleh karena itu, pelatihan diperlukan untuk menyamakan standar kompetensi, memperkuat pemahaman terhadap prosedur operasional, serta membangun budaya pelayanan yang profesional dan berempati dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain meningkatkan kompetensi, ia juga mendorong Satpol PP menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, peran Satpol PP tidak seharusnya dipersepsikan sebatas penegakan peraturan daerah, tetapi juga mampu hadir melalui aksi-aksi sosial, seperti membantu anak-anak menyeberang jalan, mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan, maupun pelayanan lain yang memperkuat kedekatan dengan warga.
"Mulai berkreasi memiliki ide-ide baru untuk mengembangkan pekerjaannya," tegasnya.
Tomsi juga mengajak para pimpinan Satpol PP di daerah untuk menjadi teladan dalam mendorong perubahan budaya organisasi.
Ia berharap semangat transformasi yang dibangun melalui pelatihan ini dapat diterapkan secara konsisten sehingga Satpol PP semakin profesional, dipercaya, dan dicintai masyarakat.
"Saya berharap keberadaan di sini betul-betul membawa suatu perubahan dan yakinkan kepada kepala daerah masing-masing bahwa komitmen Bapak Menteri berkaitan dengan membuat Satpol PP sebagai satuan Polisi Pamong Praja yang dicintai oleh masyarakat," tuturnya.
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.