Kemenag perkirakan 100 ribu orang akan hadiri zikir dan doa kebangsaan - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama memperkirakan gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Lapangan Monas, Jakarta, bakal dihadiri sekitar 100 ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara, ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Muchlis M. Hanafi di Jakarta, Jumat.
Muchlis mengatakan mengingat acara akan dihadiri seratusan ribu orang, Kementerian Agama selaku penanggung jawab penyelenggaraan terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir panitia memfokuskan perhatian pada kesiapan operasional di lapangan, mulai dari pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.
Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi yang erat dengan Sekretariat Negara, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh unsur panitia, kata dia.
Selain datang lebih awal, panitia mengimbau seluruh peserta agar memperhatikan beberapa hal yakni hadir sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing.
Membawa perlengkapan ibadah bagi peserta Muslim yang akan mengikuti Shalat Maghrib berjamaah, membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka, mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan yang diberlakukan di area masuk.
Lalu, mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan, dan menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.
Muchlis menjelaskan panitia juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain penataan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, serta skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan ini berlangsung dengan baik serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua, katanya.
Pewarta: Asep Firmansyah
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.