Kematian dr. Siti Zahra Tambah Daftar Duka, Dokter Ini Minta Evaluasi Besar: Bukan Saatnya Saling Menyalahkan
Senin, 27 Juli 2026 - 15:00 WIB
VIVA –Kabar duka datang dari dunia pendidikan kedokteran Indonesia. Salah satu dokter muda, dr. Siti Zahra Maghfira, S.Ked., yang sedang menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) di RS Sentra Medika Cisalak, Depok, Jawa Barat, meninggal dunia.
Baca Juga
dr. Siti Zahra ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 apartemen Kalibata City Pancoran Jakarta Selatan pada Minggu, 26 Juli 2026. Meninggalnya dr. Siti Zahra Maghfira menjadi sorotan di kalangan tenaga medis. Pasalnya, kematian tersebut menambah daftar dokter internship yang meninggal dunia dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang Februari hingga Juli 2026, tercatat sudah enam dokter internship yang wafat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Rentetan kasus tersebut turut mendapat perhatian dari dokter Radietya Alvarabie. Melalui unggahan di akun Threads, ia menyampaikan belasungkawa atas kepergian dr. Siti Zahra sekaligus menyoroti kondisi yang dialami para dokter internship.
Baca Juga
"Allahumaghfirlaha, warhamha wa'afiha wa'fuanha. Telah berpulang dr. Siti Zahra Maghfira alumni FK Unhas yang merupakan DOKTER INTERNSHIP di RS Sentra Medika Cibinong," demikian unggahan sang dokter.
Tak hanya menyampaikan duka cita, dr. Radietya juga menilai rentetan kematian dokter internship harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program internship, mulai dari rumah sakit atau puskesmas sebagai wahana pendidikan, Komite Internship, hingga instansi terkait yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan program internship ini.
Baca Juga
"Pelaskanaan internship ini perlu dilakukan evaluasi besar. Ga perlu atau bukan saatnya saling menyalahkan. Pihak-pihak yang perlu dievaluasi tentu RS/puskesmas tempat wahana, komite internship, yang bertanggung jawab: @kemenkes_ri, @kemediktisaintek.ri, termasuk dinas kesehatan dimana wahana internshop berada," demikian unggahan sang dokter.
Sorotan dokter terhadap kematian dr. siti zahra
Photo :
- tangkapan layar thread @radietyaalvarabie
Kronologi Kematian dr. Siti Zahra
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 pada Minggu, 26 Juli 2026. Penyidik hingga kini belum menarik kesimpulan mengenai penyebab di balik insiden tersebut.
Polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Kapolsek Pancoran Komisaris Polisi Mansur mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban tinggal bersama ibunya di unit apartemen tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Korban tinggal berdua sama ibunya. Saat itu ibunya mengajak pergi ke mal, tetapi korban tidak mau dan tetap di unit,” kata Mansur saat dihubungi, Senin, 27 Juli 2026.