asiawebawards.com
  • 2026-07-28 08:18:00 +0000 UTC

    Jul 28, 2026

    KCIC Ingatkan Modus Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Pembayaran Bukan ke Rekening Pribadi

    Bagikan:

    JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai modus penipuan penjualan tiket Whoosh melalui nomor WhatsApp tidak resmi. KCIC menegaskan seluruh pembayaran tiket Whoosh tidak pernah diarahkan ke rekening pribadi dan hanya dapat dilakukan melalui kanal penjualan resmi.

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pelaku penipuan kerap memanfaatkan nama, logo, jadwal perjalanan hingga materi visual Whoosh untuk meyakinkan masyarakat seolah-olah layanan tersebut berasal dari kanal resmi.

    “Berbagai informasi resmi Whoosh dapat dengan mudah disalin dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 28 Juli.

    Eva menjelaskan, salah satu modus yang ditemukan bermula dari iklan di media sosial yang mengatasnamakan Whoosh. Iklan tersebut kemudian mengarahkan calon korban ke nomor WhatsApp tidak resmi yang selanjutnya mengirimkan jadwal perjalanan menyerupai informasi resmi, meminta data pribadi, hingga menginstruksikan pembayaran ke rekening perorangan.

    Lebih lanjut, Eva bilang pelaku juga menawarkan promo maupun fasilitas perjalanan yang tidak tersedia dalam layanan resmi Whoosh.

    Karena itu, KCIC menegaskan tiket Whoosh hanya dapat dibeli melalui kanal resmi, yakni aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, loket dan Ticket Vending Machine di seluruh stasiun Whoosh, Access by KAI, Livin' by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

    Selain melayani pembelian voucher dan pemesanan rombongan, Whoosh Contact Center di nomor 0811-8888-111 yang telah terverifikasi centang biru juga melayani kebutuhan informasi, kritik, saran, serta pengaduan pelanggan.

    BACA JUGA:


    KCIC menegaskan seluruh transaksi melalui layanan tersebut mengikuti mekanisme resmi dan tidak pernah meminta pelanggan mentransfer dana ke rekening pribadi.

    Eva juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, kata sandi, maupun informasi pembayaran kepada pihak yang tidak dikenal. Pengguna juga diminta berhati-hati terhadap tautan maupun dokumen mencurigakan yang dikirim melalui nomor tidak resmi.

    “Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center. KCIC terus meningkatkan edukasi dan pemantauan terhadap penyalahgunaan nama Whoosh untuk membantu melindungi masyarakat dari potensi penipuan,” tutup Eva.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    Populer

       Pemerintah Diminta Perkuat Diplomasi Hadapi Ketidakpastian Tarif AS

    28 Juli 2026, 05:31

    Menko Airlangga Ungkap Insentif EV akan Dikaitkan dengan Mobil-Motor Listrik Nasional

    28 Juli 2026, 10:39

    IHSG Selasa Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.080-6.250, Empat Saham Direkomendasikan

    28 Juli 2026, 07:20

    Harga Emas Antam Turun Rp9.000, Segram Dibanderol Rp2,613 Juta

    28 Juli 2026, 11:30

    KSSK Pantau Ekonomi Setiap Hari, Hasil Resmi Diumumkan Tiga Bulan Sekali

    28 Juli 2026, 07:45

    2026-07-28 08:18:00 +0000 UTC