Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Jakarta, VIVA – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meminta FIFA memberikan penjelasan resmi terkait perubahan waktu tambahan pada laga Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. 

Baca Juga

Perubahan dari semula dua menit menjadi tujuh menit tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada pertandingan yang menentukan posisi akhir Grup A. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB, dalam laga terakhir fase grup. 

Baca Juga

Skuad Garuda akhirnya menang telak 9-2 dan memastikan tiket ke final setelah mengungguli Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak. 

Perubahan waktu tambahan itu terjadi ketika pertandingan memasuki penghujung babak kedua. 

Baca Juga

Papan ofisial keempat awalnya menunjukkan tambahan waktu selama dua menit, tetapi angka tersebut kemudian berubah menjadi tujuh menit. 

Momen tersebut diprotes Malaysia karena Timnas Indonesia mencetak dua gol pada fase tersebut, yakni Kevin Diks pada menit 90+6 dan Mitchell Baker pada menit 90+7. 

Sebelumnya, Bangladesh sempat mencetak gol kedua melalui Farhaan Ali Wahid pada menit 90+1, sehingga skor berubah menjadi 2-7 dan membuat persaingan dengan Malaysia semakin menegangkan. 

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku sempat mempertanyakan keputusan awal yang hanya memberikan tambahan waktu dua menit. 

"Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan," kata Herdman setelah laga.

Menurut laporan mengenai pertandingan tersebut, Herdman juga menyebut adanya sejumlah penghentian permainan dan pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) sepanjang laga. 

Salah satunya berkaitan dengan pemeriksaan terhadap insiden yang melibatkan Elkan Baggott, sementara pertandingan juga sempat memiliki sejumlah momen lain yang mengharuskan permainan terhenti. 

Di tengah polemik tersebut, sebenarnya Laws of the Game IFAB memberikan kewenangan kepada wasit untuk menambah waktu tambahan yang telah ditunjukkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Law 7, IFAB menyatakan ofisial keempat menunjukkan waktu tambahan minimum yang diputuskan wasit dan tambahan waktu tersebut dapat ditambah oleh wasit, tetapi tidak boleh dikurangi. 

Aturan yang sama juga menjelaskan sejumlah kondisi yang harus diperhitungkan dalam tambahan waktu, mulai dari pergantian pemain, penanganan cedera, pemborosan waktu, sanksi disiplin, penghentian medis, penundaan akibat VAR checks dan reviews, hingga selebrasi gol dan penyebab lain yang membuat permainan terhenti. 

Halaman Selanjutnya

Karena itu, perubahan angka dari dua menjadi tujuh menit tidak otomatis merupakan pelanggaran aturan hanya karena papan awal sudah menunjukkan dua menit.