Tanjung Puting -

Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus membara, kunjungan wisata ke Taman Nasional Tanjung Puting ditutup.

Penutupan itu dalam rangka untuk pengendalian kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Total ada empat pintu masuk yang ditutup untuk wisatawan.

"Aktivitas wisata melalui pintu masuk Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh kecil dan Sungai Buluh Besar ditutup," demikian bunyi pengumuman resmi dari Balai TN Tanjung Puting di Instagram, seperti dikutip pada Rabu (21/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penutupan itu akan dimulai pada Sabtu 24 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

"Menghimbau kepada masyarakat, pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk tidak melakukan aktivitas wisata di lokasi tersebut dan agar memperhatikan penggunaan api untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan bersama," ucap Yohan Hendratmoko, Kepala Balai TN Tanjung Puting dalam suratnya.

Meski empat pintu masuk Taman Nasional Tanjung Puting ditutup, ternyata masih ada pintu yang terbuka yaitu pintu Pondok Tanggui dan Camp Leakey.

"Untuk kunjungan wisata ke Pondok Tanggui dan Camp Leakey tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat, pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk mematuhi pengumuman ini serta senantiasa berhati-hati dalam penggunaan api guna mencegah kebakaran hutan," lanjut pengumuman tersebut.

Taman Nasional Tanjung Puting pun mengajak para pengunjung untuk bersama menjaga keselamatan dan kelestarian kawasan konservasi itu.

"Demikian pengumuman ini disampaikan kepada masyarakat, pengunjung dan pelaku wisata serta pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih," tutup pernyataan tersebut.

(wsw/wsw)