Karhutla di Desa Karang Raja Kabupaten Muara Enim padam total
Selasa, 15 September 2026 21:27 WIB
Personel BPBD Muara Enim berjibaku memadamkan karhutla di Desa Karang Raja, Selasa. ANTARA/HO/BPBD Muara Enim
Muara Enim (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Abdurrozieq Putra menyebutkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Karang Raja sudah padam total.
"Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa jam, akhirnya titik api di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan," katanya saat dihubungi dari Palembang, Selasa.
Dia mengatakan peristiwa karhutla tersebut terpantau melalui aplikasi SiPongi dengan titik koordinat 3°41'13,34267" S dan 103°48'18,7551" E Desa Karang Raja pada Selasa (15/9) sekitar pukul 09.30 WIB.
Area yang terbakar merupakan semak belukar dan lahan gambut dengan luas mencapai satu hektare yang masih belum diketahui secara pasti penyebabnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya bergerak ke lokasi dengan menerjunkan personel untuk memadamkan api agar tidak menyebar luas ke area lain di sekitarnya.
"Tim langsung menuju ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 30 km dari Posko Induk BPBD Muara Enim," katanya.
Petugas di lapangan memadamkan api menggunakan peralatan antara lain dua mobil suplai air, 2 roll selang machino, dan dua unit nozel.
"Api sudah padam total, karena tidak ada kendala di lapangan. Saat ini petugas masih berada di lapangan untuk melakukan pendinginan lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api yang dapat memicu karhutla," ujar Abdurrozieq Putra.
Dalam kesempatan tersebut ia kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar yang dapat memicu karhutla.
"Sosialisasi tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar terus kami gencarkan agar masyarakat teredukasi untuk mematuhi aturan tersebut," kata Abdurrozieq Putra.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026