Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Jakarta, VIVA – Kardus bekas sering kali hanya dianggap sebagai barang yang sudah tidak terpakai. Setelah isinya dikeluarkan, kardus biasanya dilipat lalu dibuang atau menumpuk di sudut rumah. Padahal, jika kondisinya masih bagus, barang tersebut masih memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga

Bisnis kardus bekas juga tidak harus dimulai dengan gudang besar atau modal puluhan juta rupiah. Anda bisa mengawali usaha dari rumah dengan mengumpulkan kardus yang masih layak, menyortirnya, kemudian menjual kembali kepada orang atau usaha yang membutuhkan kemasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut langkah-langkahnya bila Anda tertarik, sebagaimana dihimpun Viva dari  kanal YouTube MesinMaksindo, Jumat (9/10/2026). 

Baca Juga

1. Tentukan model bisnis sejak awal

Langkah pertama adalah menentukan kardus bekas akan dijual dalam bentuk apa. Model paling sederhana adalah membeli atau mendapatkan kardus bekas, kemudian menjualnya kembali berdasarkan berat. Namun, ada peluang lain yang bisa memberikan nilai lebih tinggi, yakni menjual kardus yang masih bagus sebagai bahan packing. Kardus kemudian dikelompokkan berdasarkan ukuran, ketebalan, dan kondisi agar pembeli lebih mudah memilih.

Baca Juga

Ada juga model pengolahan, misalnya mengubah kardus menjadi bahan pelindung atau isian kemasan. Model ini membutuhkan peralatan tambahan, tetapi nilai jual produk akhirnya bisa lebih tinggi dibandingkan menjual kardus sebagai barang bekas biasa.

2. Cari sumber kardus sebelum membeli stok

Jangan langsung membeli kardus dalam jumlah besar. Cari terlebih dahulu sumber barang yang bisa memasok secara rutin. Anda dapat menawarkan kerja sama kepada toko, minimarket, gudang, distributor, toko online, usaha makanan, tempat pindahan, hingga perusahaan yang menghasilkan banyak limbah kardus.

Kuncinya bukan hanya mendapatkan kardus murah, tetapi memastikan pasokannya tersedia secara rutin. Bisnis ini akan sulit berkembang jika stok hanya tersedia sesekali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Pilih kardus yang masih punya nilai jual

Tidak semua kardus bekas layak dijual kembali. Kardus yang basah, berjamur, terlalu rusak, atau sudah kehilangan bentuk biasanya memiliki nilai lebih rendah. Pisahkan kardus berdasarkan kondisinya. Kardus yang masih kokoh dan bersih dapat diarahkan untuk pasar packing, sedangkan kardus dengan kualitas lebih rendah bisa dijual kepada pengepul atau pengolah bahan daur ulang. Proses sortir sederhana ini dapat membuat stok lebih mudah dikelola sekaligus membantu Anda menentukan harga jual.

Halaman Selanjutnya

4. Siapkan tempat penyimpanan