asiawebawards.com
  • 2026-08-15 14:24:23 +0000 UTC

    Aug 15, 2026

    Kapolres: Pengamanan humanis TNI-Polri jaga Nabire dari 13 unjuk rasa - ANTARA News Papua Tengah

    Nabire (ANTARA) - Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyatakan pendekatan humanis yang diterapkan TNI-Polri mampu membuat Kabupaten Nabire, Papua Tengah, tetap aman dan kondusif meski ada 13 unjuk rasa skala besar sepanjang tahun ini.

    Samuel di Nabire, Sabtu mengatakan setiap aksi yang melibatkan ratusan orang massa dikawal dengan mengedepankan tindakan humanis, terukur, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

    "Pendekatan yang mengedepankan pola tindakan humanis, terukur, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang tetap harmonis dan terkendali hingga akhir kegiatan," katanya.

    Ia mengatakan keberhasilan pengamanan 13 aksi yang dimulai sejak April 2026 tersebut tidak terlepas dari perencanaan dan koordinasi lintas sektor yang melibatkan TNI, pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada personel TNI, Brimob dan jajaran Polda Papua Tengah yang terlibat dalam pengamanan berbagai kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat.

    Menurut dia, sinergi dan soliditas antaraparat keamanan serta pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban umum.

    Salah satu aksi terbaru dilakukan massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Nabire dengan membawa sejumlah aspirasi terkait Perjanjian New York 1962, Pepera 1969, militerisme di Papua dan dugaan pelanggaran HAM, Sabtu (15/8).

    Massa melakukan aksi long march dari titik kumpul menuju Kantor DPR Papua Tengah. Kegiatan tersebut mendapat pengawalan 709 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

    Pengawalan langsung dilakukan Kapolres Nabire bersama Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    Setelah menyampaikan aspirasi yang diterima langsung oleh perwakilan anggota DPR Papua Tengah massa KNPB membubarkan diri dengan tertib sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

    Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah John Gobay mengapresiasi pendekatan pengamanan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara aman dan damai.

    Ia menilai Polda Papua Tengah dan Polres Nabire telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

    "Kita di Nabire tetap kondusif sampai hari ini. Hal itu bukti keharmonisan antara legislatif dan aparat keamanan dalam menghargai proses penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan dengan baik," katanya.

    Ia juga mengapresiasi Kapolda Papua Tengah, Wakapolda, Kapolres Nabire, Danrem serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan aksi.

    Ia berharap pola pengamanan yang tetap memberikan ruang demokrasi tersebut dipertahankan sehingga masyarakat dapat menyampaikan pendapat tanpa merasa kebebasan demokrasi dibatasi.

    Namun, ia mengimbau setiap kelompok masyarakat yang hendak melakukan aksi untuk membangun komunikasi dengan aparat keamanan sebelum kegiatan berlangsung.

    Pewarta: Ali Nur Ichsan
    Editor : Evarianus Supar

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-15 14:24:23 +0000 UTC