Karo (ANTARA) - Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho bersama Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan mengecek langsung Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (31/8), untuk memantau perkembangan aktivitas Gunungapi Sinabung yang kini berstatus Level III (Siaga).

Keduanya mendatangi PGA Sinabung untuk memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan aktivitas vulkanik berdasarkan hasil pemantauan petugas.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres dan Dandim didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karo Juspri Nadeak serta Kepala PGA Sinabung Arment Putra. 

Mereka melihat langsung hasil pemantauan aktivitas kegempaan Sinabung melalui seismograf dan sejumlah perangkat pemantauan gunungapi lainnya.

Kapolres Karo mengatakan pengecekan tersebut merupakan bagian dari koordinasi lintas instansi sekaligus memastikan informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunungapi Sinabung diperoleh langsung dari petugas yang melakukan pemantauan.

“Kita datang ke Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung untuk melihat langsung perkembangan aktivitas gunung berdasarkan hasil pemantauan petugas. Ini penting sebagai bahan kita dalam menentukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait akan terus memperkuat koordinasi dalam menyikapi peningkatan aktivitas Gunungapi Sinabung.

Kapolres juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Ikuti informasi resmi dari PVMBG dan arahan pemerintah maupun petugas di lapangan. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya,” katanya.

Pengecekan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan aktivitas Gunungapi Sinabung.
Sebelumnya, Gunungapi Sinabung mengalami erupsi pada Senin pagi dengan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung. 

Pewarta: Ade Friadi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.