Bengkayang (ANTARA) - Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab meminta seluruh personel jajaran untuk segera beradaptasi dan menerapkan 11 Quick Wins Kapolri sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Bengkayang.
"Segera kita beradaptasi, segera menyesuaikan dan kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Kita menyongsong harapan yang baru dengan penuh motivasi sehingga pelaksanaan tugas berjalan optimal," kata AKBP Syahirul Awab saat memberikan arahkan kepada anggota kepolisian setempa6, Bsngkayang, Selasa.
Ia menegaskan 11 Quick Wins tersebut harus dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama hingga personel di tingkat Polsek, sehingga tidak berhenti sebagai kebijakan di tingkat pimpinan.
Adapun 11 Quick Wins yang menjadi perhatian meliputi ruang publik aman, pemberantasan dan pemulihan kawasan narkoba, pemberantasan judi daring dan penipuan digital, respons cepat melalui layanan 110,
Selain itu pelayanan SPKT ramah korban, perkara terlacak melalui SP2HP, bersih dari dalam, Polres kuat, Polsek tangguh, kesiapan menghadapi KUHP dan KUHAP baru, serta scientific investigation.
Menurut Kapolres, pelaksanaan program tersebut perlu disesuaikan dengan tugas dan kondisi di masing-masing satuan sehingga memberikan dampak nyata terhadap pelayanan dan keamanan masyarakat.
Selain 11 Quick Wins, ia menyampaikan enam program prioritas Kapolri yang mencakup penguatan kelembagaan, sumber daya manusia dan rekrutmen, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan serta akuntabilitas anggaran.
Ia meminta seluruh personel memahami arah kebijakan tersebut dan menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menekankan pentingnya perubahan pendekatan pelayanan kepolisian melalui tagline "Polisi Bersama Masyarakat".
Menurutnya, tagline tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat.
"Artinya kita menyatu bersama masyarakat. Kita berjalan beriringan, bergandeng tangan dengan masyarakat, kita ada di tengah-tengah masyarakat untuk kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bengkayang," ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan personel agar meninggalkan sikap arogan dalam menjalankan tugas dan mengedepankan pendekatan humanis sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
"Hapuskan jiwa-jiwa polisi arogan. Polisi sebagai penolong masyarakat. Kita harus berada di tengah-tengah masyarakat, menjadi polisi yang bersama-sama dengan masyarakat dalam menjaga kamtibmas, melaksanakan penegakan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," katanya.
Syahirul juga mengapresiasi kinerja personel yang mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Bengkayang tetap kondusif selama sepekan terakhir.
Ia meminta kondisi tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui pelaksanaan kegiatan rutin sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Kapolres menegaskan jajaran Polres Bengkayang tetap mendukung dan melaksanakan setiap kebijakan, program, perintah dan atensi pimpinan Polri.
Pewarta: Narwati
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.