Kapal Kargo Vietnam Tenggelam di Laut China Selatan, Tim Penyelamat Berkejaran dengan Waktu Lakukan Pencarian Korban
AKURAT.CO Sebanyak 46 awak kapal berhasil diselamatkan setelah kapal kargo berbendera Vietnam tenggelam di kawasan Laut China Selatan. Tim penyelamat China dan Vietnam masih melakukan pencarian terhadap sejumlah awak yang hingga kini belum ditemukan.
Insiden tersebut terjadi di sekitar Yongshu Reef, Kepulauan Nansha, setelah kapal kargo Vietnam dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Kapal yang mengalami kesulitan kemudian mengirimkan sinyal darurat. Tim penyelamat dari China dan Vietnam segera dikerahkan untuk melakukan operasi evakuasi dan pencarian.
Menurut informasi awal, kapal kargo bernama Khoe Nguyen 18 membawa 62 orang ketika kecelakaan terjadi. Dari jumlah tersebut, 46 awak telah berhasil diselamatkan, sementara beberapa lainnya masih dinyatakan hilang.
Tim penyelamat hingga kini masih menyisir kawasan sekitar lokasi kapal tenggelam.
Puluhan Kru Dievakuasi dari Laut
Otoritas China menyebut tim penyelamat berhasil menarik puluhan awak kapal dari laut dan memindahkan mereka ke kapal penyelamat.
Para korban selamat kemudian mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Sejumlah kapal khusus dan helikopter juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian awak kapal yang masih hilang.
Kapal penyelamat China Nanhai Jiu 115 disebut memainkan peran penting dalam operasi penyelamatan. Para korban yang berhasil dievakuasi kemudian dipindahkan ke kapal Angkatan Laut Vietnam Truong Sa-01.
Operasi tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara tim penyelamat China dan Vietnam dalam menghadapi kecelakaan kapal di wilayah Laut China Selatan.
Cuaca Buruk Diduga Jadi Penyebab Kapal Tenggelam
Tim penyelamat dari kedua negara masih melanjutkan pencarian menggunakan sejumlah kapal dan helikopter.
Kondisi laut yang menantang menjadi salah satu kendala dalam operasi pencarian. Tim penyelamat harus bekerja di tengah cuaca buruk dan gelombang tinggi yang sebelumnya diduga menjadi faktor utama penyebab kapal tenggelam.
Otoritas terkait juga telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Hingga kini, fokus utama tim penyelamat adalah menemukan awak kapal yang masih hilang dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan.
Insiden tenggelamnya Khoe Nguyen 18 kembali menyoroti risiko pelayaran di kawasan Laut China Selatan, terutama ketika kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, sementara jumlah pasti awak yang masih hilang belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang.
Sumber: Voiceofemirates