Medan (ANTARA) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Teuku Rahmatsyah bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Ridwan Sujana Angsar mempererat silaturahmi melalui pertandingan sepak bola persahabatan bersama tim legenda sepak bola Medan di Lapangan Kosek I Medan, Sumatera Utara.
Teuku Rahmatsyah saat dihubungi dari Medan, Ahad, mengatakan pertandingan persahabatan yang digelar pada Sabtu (17/10) sore tersebut menjadi momentum menjaga kebugaran sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi dengan para legenda sepak bola Medan.
“Terima kasih saya ucapkan untuk para legend Medan. Silaturahmi seperti ini harus tetap terjalin dan terjaga. Selain sehat, kita juga dapat menjaga hubungan silaturahmi dengan baik,” ujarnya.
Rahmatsyah yang pernah menjabat sebagai Kajari Medan itu mengatakan olahraga bersama dapat menjadi ruang kebersamaan di luar rutinitas kedinasan.
Ia menyebutkan kegiatan serupa direncanakan berlanjut melalui pertandingan sepak bola pada 31 Oktober 2026 malam di Stadion Kebun Bunga, Kota Medan.
Menurut dia, tim legenda sepak bola Medan dijadwalkan menghadapi tim asal Aceh yang disebutnya merupakan juara Piala Pangdam Iskandar Muda tahun ini. Ia juga berencana memperkuat tim legenda Medan dalam pertandingan tersebut.
“Insya Allah, tanggal 31 Oktober main di Stadion Kebun Bunga malam. Tim Legend Medan akan melawan tim dari Aceh juara Piala Pangdam IM tahun ini. Saya akan main di tim Legend Medan,” katanya.
Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan tersebut, Teuku Rahmatsyah dan Ridwan Sujana Angsar memperkuat tim biru bersama Koordinator pada Kejati Sumatera Selatan Agus Kelana Putra dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Medan Filman Ramadhan.
Tim biru berhasil mengalahkan tim legenda sepak bola Medan yang mengenakan jersi kuning dengan skor 4-1.
Gol pembuka dicetak Agus Kelana Putra pada menit ke-10, sebelum Belo menggandakan keunggulan menjadi 2-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan pergantian pemain dan saling melancarkan serangan. Tim biru kembali mencetak gol untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Tim legenda Medan yang mengenakan jersi kuning sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Namun, Ridwan Sujana Angsar mencetak gol tambahan untuk memastikan kemenangan tim biru dengan skor akhir 4-1.
Ridwan mengatakan olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama.
Pertandingan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan hubungan baik antara jajaran kejaksaan dengan komunitas sepak bola, khususnya para legenda sepak bola Medan dan Aceh.
“Melalui olahraga, kita bisa menjaga kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Pewarta: Aris Rinaldi Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.