Jum'at, 28 Agustus 2026, 11:11 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mewanti-wanti adanya potensi gangguan pola operasi pada KRL Commuter Line rute Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung. Imbas adanya kerumunan massa yang telah terjadi sejak Kamis (27/8/2026) kemarin, seiringan digelarnya aksi demonstrasi di sekitaran Kompleks DPR RI, Senayanz Jakarta.
KAI Commuter melalui akun X resminya pada cuitan terakhir menyampaikan, perjalanan KRL Commuter Line menuju Stasiun Tanah Abang saat ini sudah dapat dilintasi.
"Perjalanan Commuterline Rangkasbitung masih berpotensi mengalami keterlambatan dan penyesuaian pola operasi, serta harus menunggu hingga kondisi di lintas dinyatakan aman," tulis akun @CommuteraLine, Jumat (28/8/2026).
Adapun, operasional KRL di jalur Tanah Abang-Rangkasbitung sempat terganggu pada Jumat pagi ini. Ketika perjalanan KA 1613D (Parungpanjang-Tanah Abang) hanya sampai Stasiun Palmerah.
"Demi keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line, pada pukul 04:50 WIB perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang PP masih menunggu aman untuk dapat diberangkatkan sehubungan dengan adanya kerumunan orang di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang dan masih berpotensi mengalami keterlambatan serta penyesuaian pola operasi sesuai kondisi di lintas," tulis PT KCI.
Sementara pada Kamis (27/8/2026) kemarin, perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dilaporkan baru bisa berangsur normal mulai pukul 22.02 WIB. Rangkaian kereta sebelumnya sempat tertahan di Stasiun Tanah Abang dan di Stasiun Palmerah, imbas terdapatnya kerumunan massa di sekitar jalur rel tepatnya di JPL 41 lintas antara Stasiun Tanah Abang-Palmerah.
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan bahwa imbas kejadian ini, sebanyak 10 perjalanan KRL Rangkasbitung mengalami keterlambatan hingga 52 menit. Sedangkan 17 perjalanan KRL Rangkasbitung direkayasa untuk pola operasinya, dengan diberangkatkan dari Stasiun Palmerah menuju Serpong/Parung Panjang dan Rangkasbitung.
Sebelumnya, KAI Commuter juga sempat menjalankan KRL Commuter Line dari 2 arah dengan pengawalan petugas dan kecepatan terbatas. Namun demikian, lintas tersebut kembali ditutup karena kerumunan massa kembali berada di jalur rel.
"Untuk itu KAI Commuter tetap mengimbau kepada seluruh pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan tetap berhati-hati serta selalu mengikuti arahan dari petugas baik di stasiun ataupun di dalam Commuter Line," ujar Leza.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.