asiawebawards.com
  • 2026-07-28 10:37:03 +0000 UTC

    Jul 28, 2026

    Kabupaten Sumedang gandeng BEI perkuat legalitas dan keamanan pangan UMKM - ANTARA News Jawa Barat

    Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperkuat legalitas dan keamanan pangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Gebyar Legalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan.

    Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila, di Sumedang, Selasa, mengatakan pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan pemerintah secara mandiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari komunitas, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga pasar modal.

    "Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh rasa, harga, atau kemasan yang menarik, tetapi juga legalitas usaha, keamanan pangan, standar mutu, dan kepercayaan konsumen," ujarnya.

    Dirinya menyebut pelaksanaan kegiatan yang diikuti 100 pelaku UMKM tersebut menjadi pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) untuk penerbitan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dengan jumlah peserta terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Sumedang.

    Selain mendapatkan pelatihan keamanan pangan sebagai syarat penerbitan PIRT, para peserta juga memperoleh dukungan hingga pelaksanaan uji nutrisi dengan standar internasional guna meningkatkan kualitas produk dan memperkuat daya saing UMKM.

    Terlebih berdasarkan basis data tunggal koperasi dan UMKM hingga 31 Desember 2025, jumlah usaha di Kabupaten Sumedang mencapai 149.594 unit, terdiri atas 149.482 usaha mikro, 79 usaha kecil, dan 33 usaha menengah sehingga dinilai strategis untuk didorong agar naik kelas.

    "Besarnya potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang harus terus didorong agar berkembang dan naik kelas," katanya.

    Ia menyebut Pemkab Sumedang berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui berbagai kebijakan strategis, seperti penyediaan sarana usaha, pelatihan literasi digital, digital marketing, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

    "Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kualitas produk UMKM terus meningkat, legalitas usaha semakin tertib, bahkan sejumlah produk UMKM Sumedang telah berhasil menembus pasar ekspor," tuturnya.

    Menurut Fajar, kehadiran BEI dalam kegiatan tersebut memiliki makna strategis untuk memperluas literasi keuangan, memperkuat tata kelola usaha, pembukuan, akses pembiayaan, hingga pendampingan bagi UMKM yang berpotensi tumbuh menjadi usaha profesional dan berkelanjutan.

    Pewarta: Ilham Nugraha
    Editor : Ricky Prayoga

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-28 10:37:03 +0000 UTC