Fitnah besar dan itu tidak masuk akal menimpa beliau

Surabaya (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Mohammad Ghofirin menegaskan Muhammad Habibur Rochman tidak terlibat penghentian transaksi rekening Supriyono alias Botok dan menyebut namanya dicatut di media sosial.

“Fitnah besar dan itu tidak masuk akal menimpa beliau. Beliau adalah putra Jawa Timur, putra Surabaya, dan putra Mojokerto, kok dikait-kaitkan dengan fenomena di Pati,” kata Sekretaris Jenderal JKSN H. Mohammad Ghofirin, di Surabaya, Rabu.

Ghofirin menyampaikan penegasan itu menyusul beredarnya unggahan media sosial yang mengaitkan anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai NasDem tersebut dengan permintaan penghentian transaksi rekening Botok.

Nama Habibur Rochman dicatut dalam unggahan akun Threads @iamnot.dii yang kemudian disebut menyebar di sejumlah platform, termasuk X. Unggahan itu menarasikan Habibur meminta aparat memblokir rekening Botok.

Habibur membantah tudingan tersebut dan menegaskan nama yang tercantum dalam tangkapan layar bukan dirinya.

“Saya tidak pernah meminta ataupun menginstruksikan pemblokiran rekening tersebut, serta tidak memiliki akses dengan pihak yang berwenang untuk melakukan pemblokiran,” ujarnya.

Sementara itu, Botok sebelumnya menyebut rekening di salah satu bank miliknya mengalami penghentian transaksi dengan dana sekitar Rp80,9 juta.

Habibur Rochman merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII. Ia juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mojokerto periode 2025–2030

Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.