asiawebawards.com
  • 2026-07-22 06:45:01 +0000 UTC

    Jul 22, 2026

    Jateng menggaet investor Singapura kembangkan industri baru - ANTARA News Kalimantan Selatan

    Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggaet Investor Singapura dengan menawarkan potensi penambahan kawasan industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru di wilayah tersebut, guna mendongkrak sektor investasi.  

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Sakina Rosellasari, di Semarang, Rabu, mengatakan Investor Singapura tersebut telah bertemu dengan Gubernur Jateng.

    Pertemuan antara Gubernur Jateng dan investor tersebut untuk penjajakan penguatan kerja sama Pemprov Jateng dengan perusahaan asal Singapura tersebut.

    Pembahasannya, di antaranya terkait peluang investasi penambahan kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus baru di Jateng.

    Investor yang dimaksud adalah Sembcorp Industries, perusahaan yang berpusat di Singapura dan telah menjadi mitra strategis Provinsi Jateng sejak tahun 2016.

    Sampai saat ini, kerja sama antara Sembcorp Industries dan Jawa Tengah berfokus pada pengembangan industri, energi, dan kawasan berkelanjutan, khususnya terkait dengan pengelolaan KEK Kendal.

    "Sembcorp Industries ini pengelola dari KEK Kendal dan Jababeka. Karena sudah berjalan lancar untuk KEK Kendal, kami berharap akan ada kawasan industri lagi yang dibangun oleh Sembcorp di Jateng," katanya.

    Sesuai instruksi Gubernur Jateng, pendataan kabupaten/kota yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan kawasan industri atau ekonomi khusus baru sudah dilakukan, salah satu syaratnya adalah lahan dengan luas minimal 50 hektare.

    Kajian-kajian juga sudah disusun, termasuk dalam bentuk investment project ready to over atau proyek yang siap ditawarkan kepada investor.

    "Saat ini sudah ada enam lokasi peruntukan industri yang akan menjadi kawasan industri. Bahkan, sudah ada pendekatan atau sounding kepeminatan dari investor," kata Sakina. 

    Sementara itu, COO Sembcorp Industries Gareth Wong mengatakan peluang untuk kawasan industri baru di Jateng sangat besar.

    Sembcorp Industries yang sudah memiliki 26 kawasan industri di Vietnam dan juga di Singapura tersebut ingin melebarkan sayapnya di Indonesia.

    "Kami ingin membuat poros Vietnam, Singapura, dan Indonesia. Jawa Tengah sangat menarik menjadi bagian dari itu," katanya.

    Berdasarkan data, akumulasi investasi di KEK Kendal telah mencapai Rp187,05 triliun hingga akhir 2025 lalu, sedangkan pada 2026, hingga bulan Juli, realisasi investasi di kawasan tersebut sudah mencapai sekitar Rp6 triliun dari target sekitar Rp9 triliun.

    Kawasan tersebut telah menciptakan lapangan kerja bagi hampir 118 ribu tenaga kerja hingga Triwulan I 2026, serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang mencapai sekitar 9 persen dan tertinggi di Jateng.

    "Ada banyak area. Jadi Indonesia, khususnya Jawa Tengah akan sangat menarik di masa depan. Kami masih melihat Indonesia sebagai daerah yang sangat kuat," katanya.

    Pewarta: Zuhdiar Laeis
    Editor : Imam Hanafi

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-22 06:45:01 +0000 UTC