Jateng kembangkan UKM Corner di bandara

Selasa, 1 September 2026 23:19 WIB

Image Print

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat melihat produk-produk di UKM Jateng Corner di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Selasa (1/9/2026). ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah, salah satunya dengan mengembangkan UKM Jateng Corner di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Selasa, mendorong agar UKM Jateng Corner tidak hanya diisi pelaku UMKM dari berbagai kabupaten/kota untuk memasarkan produknya.

Ia mengatakan bahwa perluasan keterlibatan UMKM menjadi penting agar manfaat ruang promosi tersebut dapat dirasakan lebih luas.

"Yang paling utama adalah di UKM Corner ini semakin banyak pelaku UKM yang masuk. Ada peningkatannya. Artinya merangkul UMKM-UMKM yang lain," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya, saat meresmikan UKM Jateng Corner.

Saat ini, UKM Jateng Corner di bandara diisi 142 UMKM, dan sebanyak 88 di antaranya merupakan UMKM bidang fesyen, sedangkan 54 lainnya bergerak di sektor makanan dan minuman.

Menurut dia, keberadaan UKM Jateng Corner di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang tak sekadar menjadi etalase produk lokal Jateng.

Namun, kata dia, galeri yang telah beroperasi selama tujuh tahun itu menunjukkan kontribusi terhadap pemasaran UMKM dengan omzet yang terus meningkat.

Data Dinas Koperasi dan UKM Jateng mencatat omzet UKM Jateng Corner mencapai Rp449 juta pada 2024.

Angka tersebut meningkat menjadi Rp657 juta pada 2025, sedangkan hingga Juli 2026, omzet yang telah dibukukan mencapai Rp439 juta.

Pengembangan UKM Jateng Corner tersebut juga mendapat dukungan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jateng.

Gus Yasin mengatakan kolaborasi dengan Dekranasda menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang dan mampu memperluas pasar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Desi Arijani mengatakan galeri UMKM di Bandara Ahmad Yani pertama kali dibuka 5 Maret 2019 melalui kerja sama Pemprov Jateng dengan PT Angkasa Pura I.

Setelah berjalan sekitar tujuh tahun, galeri tersebut kini menjalani renovasi, sekaligus "rebranding" menjadi UKM Jateng Corner.

Ia mengatakan keberadaan galeri tersebut menunjukkan potensi sebagai sarana promosi, sekaligus pemasaran produk UMKM Jateng.

"Ini menunjukkan bahwa keberadaan galeri memiliki potensi yang baik sebagai sarana promosi sekaligus pemasaran bagi produk UMKM kita," katanya.

Dengan luas sekitar 120 meter persegi, UKM Jateng Corner kini tampil dengan wajah baru, yakni penataan rak display lebih rapi dan pencahayaan dibuat lebih menarik sehingga produk UMKM lebih mudah dilihat pengunjung.

Momentum MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jateng, pada 11-20 September mendatang juga akan dimanfaatkan untuk memperluas promosi produk UMKM.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.