Senin, 28 September 2026 - 13:09 WIB
VIVA –Memilih susu untuk anak perlu disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan usianya. Dengan banyaknya pilihan produk di pasaran, orang tua perlu lebih cermat sebelum menentukan susu yang akan diberikan kepada anak.
Baca Juga
Selain mempertimbangkan merek atau jenisnya, orang tua perlu mencermati informasi yang tercantum pada kemasan. Beberapa hal yang penting diperhatikan antara lain kandungan gizi, peruntukan usia, komposisi bahan, izin edar, serta kredibilitas produsen. Informasi tersebut dapat membantu orang tua memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dokter spesialis gizi RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany Sp.G.K., menjelaskan bahwa salah satu hal penting yang perlu menjadi perhatian orang tua adalah tabel informasi nilai gizi yang tercantum pada kemasan susu.
Baca Juga
"Harus dilihat dari informasi nilai gizi yang tertera pada label kemasan. Selain itu orang tua perlu menghitung frekuensi anak dalam mengonsumsi susu," ujarnya.
Tampilan produk yang menarik biasanya juga menjadi pertimbangan orang tua dalam memilih susu. Klaim kelengkapan vitamin dan mineral, tinggi kalsium, kemasan yang lebih aman dan kedap serta klaim lainnya yang menjual seharusnya tidak membuat orang tua melupakan mengecek label gizi pada kemasan produk susu. BPOM juga menegaskan bahwa informasi pada label pangan harus benar, tidak menyesatkan, dan menunjukkan kondisi produk yang sebenarnya.
Baca Juga
Berikut ini beberapa pedoman mencari susu untuk anak
Cek Peruntukan Usia Anak
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan produk memang sesuai dengan usia anak. Kebutuhan gizi anak berbeda pada setiap tahap pertumbuhan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan petunjuk penggunaan dan kelompok usia yang tercantum pada kemasan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jangan sampai karena mengejar harga yang lebih murah atau tertarik pada promosi, produk yang sebenarnya tidak diperuntukkan sebagai minuman utama anak justru diberikan dengan cara yang tidak sesuai.
Salah satu contoh yang perlu mendapat perhatian adalah susu kental manis (SKM). BPOM menyatakan bahwa SKM tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi dan tidak dianjurkan dikonsumsi sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu. Produk ini dapat digunakan sebagai topping, pelengkap, atau campuran makanan dan minuman.
Halaman Selanjutnya
Artinya, memahami jenis produk sama pentingnya dengan membandingkan harga.