Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB
Jakarta, VIVA – Sejumlah rute Transjakarta mengalami penyesuaian operasional imbas kegiatan penyampaian pendapat di sekitar kawasan Monas dan Balai Kota Jakarta, Selasa (20/10/26).
Baca Juga
Lima rute tidak melayani halte tertentu, sementara arus lalu lintas di sekitar Patung Kuda terpantau relatif normal. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan situasi di sekitar lokasi kegiatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Sehubungan dengan adanya kegiatan penyampaian pendapat di sekitar area Monas dan Balai Kota, beberapa rute Transjakarta mengalami penyesuaian operasional,” kata Ayu Wardhani.
Baca Juga
Adapun rute 6B (Ragunan-Balai Kota via Semanggi), 6A (Ragunan-Balai Kota via Kuningan), dan 1A (Balai Kota-Pantai Maju) tidak melayani Halte Balai Kota.
“1A tidak melayani Halte Balai Kota dan Halte Bus Stop Balai Kota 1,” ujar Ayu.
Baca Juga
Sementara itu, rute 2A (Pulo Gadung 1-Rawa Buaya) dan rute 2 (Pulo Gadung 1-Monas) tidak melayani Halte Balai Kota dan Halte Monas.
Adapun rute 1P (Senen-Blok M) tidak melayani Bus Stop IRTI Monas dan Bus Stop Gambir 2.
“Rute-rute lainnya saat ini beroperasi normal. Layanan akan kembali disesuaikan secara kondisional mengikuti situasi lalu lintas di lapangan,” tutur Ayu.
Di sisi lain, kondisi lalu lintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Selasa sore terpantau relatif normal. Meski demikian, arus kendaraan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan arah Balai Kota Jakarta ditutup.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana masih dapat dilalui kendaraan. Begitu pula arus sebaliknya dari arah Istana menuju Jalan Medan Merdeka Barat.
Penyesuaian layanan Transjakarta dan pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung di tengah kegiatan penyampaian pendapat di sekitar kawasan Monas dan Balai Kota. Pengguna transportasi umum diimbau memperhatikan perubahan layanan dan kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan. (Ant)
Siswi SMK Diduga Dicabuli saat PKL, Oknum Kepala Dinas di Lebong Ditahan Polisi
Oknum kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong, berinisial FR ditahan polisi terkait kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SMK yang sedang menjalani PKL.
VIVA.co.id
20 Oktober 2026