Target saya pastinya mau juara
Surabaya (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Izza Al-Faruq Aston Martin melaju ke babak 16 besar Polytron Surabaya International Challenge 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia Shu Xuan Goh 21-18, 21-23, 21-7 dalam 59 menit di GOR Sudirman Surabaya.
Kemenangan itu menjadi catatan positif bagi Izza yang baru berstatus pemain magang di Pelatnas PBSI sejak 1 Agustus 2026.
"Di Pelatnas PBSI saya mendapatkan suasana pelatihan yang baru dan banyak mengambil pelajaran dari para pemain senior," kata Izza di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Dalam laga tersebut, Izza harus melewati pertandingan tiga gim setelah Goh mampu merebut gim kedua dengan skor 23-21.
Izza mengakui belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya pada dua gim awal karena masih berusaha menemukan kenyamanan dalam pertandingan.
"Di gim pertama dan kedua saya kurang bisa mengeluarkan permainan saya, namun saya berusaha bermain nyaman dan masuk dulu agar bisa maksimal," ucapnya.
Pada gim kedua, Izza mengaku bermain terburu-buru sehingga beberapa kesalahan sendiri membuat poin yang seharusnya menjadi miliknya justru diberikan kepada lawan.
"Di gim kedua saya bermain terburu-buru, jadi yang seharusnya poin mudah malah saya melakukan kesalahan sendiri sehingga poinnya jadi milik lawan," katanya.
Izza kemudian mampu mengendalikan gim penentuan dengan bermain lebih sabar hingga menang 21-7.
"Di gim ketiga, Alhamdulillah saya bisa menguasai permainan karena bermain dengan cukup sabar dan juga bisa mengontrol permainan lawan," ujarnya.
Kemenangan tersebut menjadi pertemuan pertama kedua pemain dan membuat Izza unggul 1-0 atas Goh.
Secara statistik pertandingan, Izza mengumpulkan 63 poin, sedangkan Goh meraih 48 poin sepanjang laga.
Pemain berusia 19 tahun itu saat ini menempati peringkat dunia 792, sedangkan Goh berada di posisi 1.245.
Izza juga memiliki catatan empat kemenangan dari enam pertandingan, sementara Goh mencatat tiga kemenangan dari sembilan pertandingan.
Dalam laga tersebut, Izza mendapat pendampingan Coach Ihsan Maulana Mustofa yang dinilainya membantu memberikan masukan saat dirinya unggul maupun tertinggal.
Setelah memastikan tiket babak 16 besar, Izza membidik gelar juara, tetapi memilih fokus menghadapi pertandingan satu demi satu.
"Target saya pastinya mau juara, namun harus fokus satu demi satu dulu," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.