Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 1 September 2026, 23:24 WIB

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim
AKURAT.CO InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat kesiapan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan melakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah mitra dari sektor transportasi, akomodasi, perbankan, hingga pariwisata.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan wisatawan dan penonton, khususnya dari sisi konektivitas dan akomodasi, dapat terpenuhi selama gelaran MotoGP.
“Buat kami ini (kerja sama) menjadi sangat penting karena kami ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa kami mempersiapkan lebih baik, lebih rapi, termasuk unsur konektivitas, unsur akomodasi, dan yang paling penting juga adalah dukungan-dukungan dari pihak-pihak lain,” kata Troy selepas penandatanganan sinergi bisnis Pertamina Grand Prix Indonesia, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: InJourney Airports Prediksi Lonjakan Penumpang 9,7 Persen Selama Libur Sekolah
Menurut Troy, keterbatasan kapasitas akomodasi di kawasan Mandalika menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi.
Untuk itu, ITDC menyiapkan berbagai paket bundling bersama mitra, termasuk dengan agen perjalanan, maskapai penerbangan, bank Himbara, serta penyedia hotel terapung.
“Betul bahwa memang ada keterbatasan akomodasi di Mandalika, namun bagaimana caranya kita mempersiapkan dengan paket-paket bundling yang sudah dipersiapkan antara panitia dengan beberapa partner yang sudah kita ajak kerja sama,” ujarnya.
Troy menilai, kolaborasi antara BUMN dan sektor swasta menjadi kunci untuk memperkuat penyelenggaraan MotoGP sekaligus meningkatkan dampak ekonomi dari ajang balap motor internasional tersebut.
Ia berharap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, tidak hanya bagi NTB tetapi juga daerah lain di Indonesia.
Sebagai gambaran, Troy menyebut penyelenggaraan MotoGP sebelumnya memberikan dampak ekonomi sekitar Rp4,9 triliun.
Dampak tersebut mencakup aktivitas ekonomi, reputasi destinasi, penguatan branding, hingga eksposur internasional.
“Dan harapan kami dengan kita berkolaborasi sore hari ini bukan hanya perjalanan untuk hari ini dan besok, tapi juga untuk masa depan yang lebih baik. Dan kita berharap bahwa MotoGP terus hadir di Indonesia, memberikan dampak ekonomi yang luar biasa,” tutur Troy.
Baca Juga: Fase Pemulangan Haji Dimulai, InJourney Siagakan 14 Bandara
Adapun strategic partnership tersebut mencakup:
1. Perbankan: BRI dan BSI melalui dukungan sponsorship dan penguatan ekosistem event.
2. Akomodasi: ITDC dan InJourney Hospitality menyediakan paket hotel untuk meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan.
3. Hospitality: IAS Hospitality menyediakan lounge dan area hospitality bagi pemegang tiket bundling.
4. Konektivitas laut: Dharma Lautan Utama menyediakan angkutan laut dan floating hotel rute Surabaya–Lombok.
5. Paket perjalanan: Panorama JTB dan Antavaya mengembangkan paket tiket MotoGP, akomodasi, transportasi, dan tur.
6. Konektivitas udara: Garuda Indonesia, Pelita Air, TransNusa, dan Citilink mendukung promosi serta tambahan penerbangan ke Lombok.
7. Logistik: MGPA dan IAS menangani freight forwarding, customs clearance, transportasi kargo, hingga cargo handling menuju Sirkuit Mandalika.