Istana: SBY kemungkinan besar tak hadiri upacara HUT ke-81 RI
Jakarta (ANTARA) - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan besar tidak menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8), karena tengah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
"Presiden SBY kebetulan sedang menjalani medical check up, sebenarnya pemeriksaan rutin saja," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat SBY kemungkinan besar tidak dapat menghadiri upacara detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus mendatang.
"Sehingga posisi kemungkinan besar beliau tidak akan dapat menghadiri upacara detik-detik peringatan proklamasi," katanya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan pemerintah masih menunggu konfirmasi dari sejumlah presiden dan wakil presiden terdahulu lainnya yang telah diundang untuk menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Dia menyebut sebagian konfirmasi bahkan baru diterima pada Rabu dari pihak keluarga para mantan presiden maupun wakil presiden tersebut.
"Belum semuanya lengkap konfirmasi karena ada juga yang baru saja tadi kontak kami untuk diterima baru hari ini oleh pihak keluarga, baik presiden terdahulu maupun wakil presiden yang terdahulu," ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Prasetyo belum memberikan kepastian.
"Sementara, nanti kami update kalau sudah ada," kata Prasetyo.
Kabar mengenai SBY yang tengah menjalani cek kesehatan di luar negeri sebelumnya telah disampaikan oleh Partai Demokrat.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman mengungkapkan SBY tidak akan menghadiri sejumlah acara dalam rangkaian HUT Ke-81 RI karena sedang cek kesehatan di Amerika Serikat (AS).
Dia mengatakan SBY kemungkinan akan menjalani cek kesehatan itu hingga akhir Agustus 2026. Dengan demikian, SBY tidak akan menghadiri acara Sidang Tahunan MPR RI di kompleks parlemen maupun Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka.
"Beliau lagi check up di Amerika (AS), sampai akhir bulan," kata Benny di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (11/8).
Pewarta: Fathur Rochman/Maria Cicilia Galuh
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026