asiawebawards.com
  • 2026-07-27 14:11:00 +0000 UTC

    Jul 27, 2026

    Iran ancam balas Ukraina usai kapal dagangnya diserang

    Iran memperingatkan Ukraina akan menghadapi pembalasan setelah serangan terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia yang menewaskan seorang pelaut. Teheran menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan menegaskan insiden itu tidak akan dibiarkan tanpa respons.

    Melansir Al Jazeera, Senin (27/7), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan serangan yang terjadi pada Sabtu (25/7) menyebabkan kapal dagang Iran meledak. Selain menewaskan seorang awak kapal, serangan itu juga mengakibatkan beberapa pelaut lainnya mengalami luka-luka.

    Araghchi menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB. Ia juga menuduh Israel berada di balik provokasi yang mendorong Ukraina menyerang kapal dagang Iran demi menyeret Eropa ke dalam konflik.

    “Zelenskyy telah menyerang kapal dagang Iran, menewaskan seorang pelaut. Sebuah pelanggaran Piagam PBB yang terang-terangan dilakukan atas perintah Israel untuk menyeret Eropa ke dalam perangnya.

    Dalam pembicaraan dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa Kallas dan Menteri Luar Negeri Lavrov, ditegaskan bahwa apa yang dilakukan para parasit di Kyiv TIDAK BOLEH DIBIARKAN TANPA JAWABAN,” Tulis Abbas dalam akun X pribadinya, minggu (26/7).

    Ancaman pembalasan juga disampaikan Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Azizi. Menurutnya, setiap serangan terhadap Iran akan mendapat respons.

    "Ukraina pun mungkin akan segera memahami bahwa Iran tidak akan membiarkan tindakannya tanpa balasan," ujar Azizi melalui platform X.

    Sebagai bentuk protes, Kementerian Luar Negeri Iran telah memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran. Pemerintah Iran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan bermusuhan dan kriminal.

    Di sisi lain, Ukraina menyatakan serangan itu menyasar kapal perang Rusia dan kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang berkaitan dengan Iran di Laut Kaspia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim operasi tersebut berhasil menghantam sejumlah target, termasuk kapal perang Rusia dan kapal pengangkut kargo militer yang melibatkan Iran.

    Zelenskyy juga menuduh Rusia memberikan dukungan militer kepada Iran melalui pengawasan satelit terhadap negara-negara Teluk dan fasilitas militer Amerika Serikat. Sementara itu, Iran membantah terlibat dalam perang Rusia-Ukraina dan menegaskan tidak pernah mengirim dukungan militer kepada Moskwa dalam konflik tersebut.

    2026-07-27 14:11:00 +0000 UTC