Investor Global Diam-Diam Lirik RI, James Riady Beberkan Alasannya
Optimisme dunia usaha ini juga tak lepas dari arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. James menilai Presiden memiliki visi yang berani dan seimbang, baik secara defensif dalam memperkuat benteng ekonomi nasional, maupun ofensif dalam menangkap peluang global.
"Kita mendengar paparan dari Presiden untuk sekian kalinya, di mana Kadin itu terkesan bahwa ini seorang Presiden yang memiliki visi yang jelas, visi untuk pertahanan ekonomi bangsa kita di tengah-tengah tantangan yang ada saat ini," ucap dia.
"Tapi juga punya visi yang jelas itu yang secara ofensif melihat peluang-peluang bagaimana memposisikan Indonesia di masa yang akan datang," sambung James.
Sejumlah langkah konkret yang disoroti dunia usaha antara lain percepatan program swasembada pangan, hilirisasi industri, ketahanan energi, hingga program perumahan pro-rakyat. "Kita juga melihat bahwa apa yang telah dilakukan dengan eksekusi dalam beberapa beberapa inisiatif beliau untuk swasembada pangan, hilirisasi, ketahanan energi, perumahan yang tidak pernah dalam sejarah, kita melihat program perumahan yang begitu pro rakyat," papar James.
Poin penting lainnya adalah pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang dinilai sebagai pilar strategis dalam mendorong daya saing investasi nasional. "Kita juga melihat bagaimana Danantara itu telah dibentuk untuk menjadi ujung tombak dalam konsep Indonesia Incorporated," terang dia.
Mengakhiri pandangannya, James mengajak kalangan dunia usaha dan Kadin Indonesia untuk tetap realistis namun optimistis, serta fokus menciptakan lapangan kerja melalui penguatan investasi di daerah.
"Lalu tantangan-tantangan yang kita hadapi, tidak buta terhadap masalah-masalah even di dalam negeri pun, tetapi tetap sebagai dunia usaha, sebagai Kadin Indonesia memfokus untuk menciptakan lapangan kerja, untuk menggerakkan investasi khususnya di daerah-daerah karena daerah-daerahlah yang menjadi fondasi dari Indonesia ke depan ini," tandas James.