Jakarta, CNN Indonesia --

Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terbuka setelah modern pentathlon dan teqball putri melaju ke final.

Modern Pentathlon putri dan teqball putri akan menjalani pertandingan final pada Minggu (20/9).

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyambut positif hasil pertandingan pada hari pertama Asian Games yang membawa sejumlah atlet Indonesia melaju ke partai final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Korsel Protes Keras Panitia Asian Games Blunder Putar 'Anthem' Korut
  • Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia vs Thailand di Asian Games 2026
  • FIFA ASEAN Cup: 23 Pemain Bela Timnas Indonesia, 14 Nama Tersingkir

"Ini kan awal pertandingan, dapat semangat yang positif. Kalau final itu targetnya pertama, kalau kepleset yang kedua. Jadi, kami targetkan yang pertama dulu," ujar Oktohari dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia, Sabtu (19/9).

Dengan dua wakil Indonesia yang akan tampil di final, Oktohari melihat terdapat peluang bagi Indonesia untuk mengamankan dua medali emas pada Minggu (20/9).

"Artinya ada peluang dua emas untuk Indonesia besok, dari pentathlon dan teqball. Setelah itu juga ada semifinal putra teqball," katanya.

Oktohari mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada para atlet yang akan bertanding.

"Sekarang kita mengharapkan doa dari masyarakat Indonesia. Dari doa itu, apa yang tidak mungkin bisa kejadian," tutur Oktohari.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan keberhasilan dua cabang olahraga tersebut melaju ke final menjadi kabar positif bagi kontingen Indonesia. Terlebih, teqball sebelumnya tidak menjadi salah satu cabang yang terlalu diperhitungkan dalam proyeksi perolehan medali.

"Ada olahraga yang masuk final, women pentathlon dan kemudian tadi pagi teqball masuk final. Sebelumnya tidak terlalu dihitung, tetapi ini surprisingly," ujar Todotua.

Menurut Todotua, keberhasilan tersebut dapat menjadi tambahan semangat bagi cabang olahraga lainnya untuk memberikan kejutan selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Harapan berikutnya ini bisa jadi semangat bagi cabang olahraga yang lain bisa memberikan kejutan, sehingga kita bisa melebihi target," katanya.

Todotua berharap peluang tersebut dapat berujung pada medali emas pertama Indonesia di Aichi-Nagoya. Ia menyebut tanggal 20 September menjadi salah satu momentum penting bagi perjuangan Tim Indonesia.

"Sehingga tanggal 20, bisa emas medali pertama kita dari pentathlon dan teqball," ujar Todotua.

Dua peluang tersebut akan menjadi bagian dari perjuangan Tim Indonesia untuk membuka perolehan medali emas di Asian Games 2026.

[Gambas:Video CNN]

(jun)