asiawebawards.com
  • 2026-08-08 02:50:47 +0000 UTC

    Aug 08, 2026

    Indocement renovasi hingga 500 rumah tidak layak huni di Bogor - ANTARA News Megapolitan

    Kabupaten Bogor (ANTARA) - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk telah merenovasi sekitar 400 hingga 500 rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik warga di sekitar Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Direktur Indocement Oey Marcos dalam keterangannya di Bogor, Sabtu, mengatakan renovasi rumah dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di desa-desa binaan perusahaan.

    "Kalau kita total sampai dengan saat ini, mungkin kalau ditambah desa-desa lain di Kompleks Pabrik Citeureup sudah 400 hingga 500 rumah," kata Oey.

    Salah satu rumah yang mendapatkan program tersebut adalah milik Karsa, warga Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, yang hasil renovasinya diresmikan pada Jumat (7/8).

    Renovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-51 Indocement.

    Menurut Oey, rumah Karsa sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai tidak lagi aman untuk dihuni karena bangunannya nyaris roboh.

    "Dalam rangka hari ulang tahun ke-51 ini, kami meresmikan Rutilahu milik Bapak Karsa di Desa Bantarjati. Sebelum direnovasi kondisi rumahnya sudah mau roboh, lalu kami renovasi menjadi lebih layak dan aman," ujarnya.

    Ia menjelaskan program renovasi Rutilahu dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah desa binaan Indocement sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat di sekitar wilayah operasional.

    Program tersebut tidak hanya dilaksanakan di sekitar Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, tetapi juga mencakup wilayah operasional Indocement lainnya, seperti Cirebon, Jawa Barat, dan Tarjun, Kalimantan Selatan.

    Oey menyebut penentuan warga penerima program renovasi Rutilahu dilakukan berdasarkan usulan pemerintah desa.

    Menurut dia, pemerintah desa memiliki informasi lebih lengkap mengenai kondisi sosial masyarakat, termasuk warga yang memiliki rumah tidak layak dan membutuhkan perbaikan.

    "Untuk kriterianya, kami mendapatkan usulan dari kepala desa. Karena desa yang mengetahui kondisi rumah-rumah tersebut," kata Oey.

    Selain meresmikan hasil renovasi Rutilahu, Indocement dalam kesempatan yang sama menyerahterimakan fasilitas lapangan sepak bola kepada Pemerintah Desa Bantarjati.

    Oey menjelaskan lapangan sepak bola tersebut berada di lahan milik Indocement yang dipinjamkan kepada pemerintah desa untuk mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat.

    Ia berharap keberadaan lapangan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.

    "Ini lahan milik Indocement yang kami serahterimakan untuk dipinjam pakaikan. Selama bisa dipakai untuk kegiatan yang positif tentunya kami akan dukung. Semoga bisa mencetak pemain sepak bola nasional bahkan internasional," ujarnya.

    Kepala Desa Bantarjati Supena Jaya Atmaja menyampaikan apresiasi atas berbagai program Indocement yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.

    Menurut Supena, dukungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni hingga penyediaan fasilitas yang dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat.

    "Program bantuan Indocement ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan ini," kata Supena.

    Peresmian hasil renovasi Rutilahu dan serah terima lapangan sepak bola tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan Indocement Dani Handajani, CSR Manager Indocement Gadang Wardhono, serta jajaran perusahaan.

    Pewarta: ANTARA
    Editor : M Fikri Setiawan

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-08 02:50:47 +0000 UTC