Medan (ANTARA) - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum mengirimkan bantuan logistik bersama Inalum Relawan (I-Wan) merupakan insan Inalum bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Inalum mengambil bagian aksi kemanusiaan. Tidak hanya menghimpun dan menyalurkan bantuan, tetapi juga menerjunkan relawan hadir langsung mendampingi masyarakat di wilayah terdampak," ucap Direktur Utama Inalum Melati Sarnita dalam keterangannya di Medan, Sabtu (5/9).

Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut berawal atas inisiatif para insan Inalum yang secara sukarela dengan menggalang donasi.

Untuk memperluas manfaat dari solidaritas ini, perusahaan menerapkan kebijakan matching donation 1:1, yakni setiap Rp1 donasi dihimpun insan Inalum Insan ditambahkan Rp1 dengan nilai yang sama oleh perseroan.

Dengan skema itu, total bantuan logistik yang disalurkan mencapai Rp252 juta, seperti 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, serta 84 dus air mineral.

"Perusahaan juga menerjunkan 9 insan Inalum tergabung dalam I-Wan ke wilayah terdampak gempa di NTT. Para relawan itu berasal dari berbagai latar belakang kompetensi mulai tenaga medis hingga personel keamanan," kata Melati.

Selama di wilayah terdampak, jelas dia, relawan turut mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, serta melaksanakan kegiatan trauma healing, dan pendampingan bagi masyarakat terdampak.

Kehadiran insan Inalum ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan psikologis, dan semangat bagi masyarakat terdampak untuk perlahan bangkit setelah bencana.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, Sabtu (15/8). BMKG menyebutkan, pusat gempa di laut 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, kedalaman 15 kilometer. Gempa ini memicu tsunami di sejumlah pesisir NTT, dan diikuti gempa susulan.

"Gerakan kemanusiaan tersebut mencerminkan kepedulian ini tumbuh dari insan Inalum, dan diperkuat oleh perusahaan agar memberikan manfaat yang lebih luas," tutur Melati.

Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT menerima bantuan Inalum.

"Kami apresiasi dukungan Inalum. Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama memperkuat respons bencana dan mempercepat pemulihan warga terdampak,” ujar Hery di Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta, Selasa (1/9).

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.