Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (1/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, meski potensi koreksi terdekat tetap perlu dicermati.
"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave c dari wave (y), dengan area koreksi terdekat di 6.050-6.079. Selama mampu bertahan di atas 6.013, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji kembali area 6.152-6.196," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.041, 5.984 dan resistance 6.297, 6.419 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, BBRI, BRMS, dan DSNG.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham mulai menunjukkan peluang rebound setelah bergerak untuk menguji resistance 6.257. Selama indeks mampu bertahan di atas level 6.015, momentum pemulihan masih berpeluang berlanjut.
"Jika mampu menembus 6.257, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.423. Sementara itu, selama penutupan harian masih di atas 6.015, rebound cenderung mendominasi pergerakan pasar," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.015, 5.850, dan 5.607 dan resistance 6.258, 6.423, 6.552, dan 6.712 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, BBCA, BBRI, dan CPIN.
IHSG ditutup di level 6.071 pada perdagangan Rabu (30/9) sore. Indeks saham melemah 50,56 poin atau minus 0,83 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp13,81 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30 miliar saham.
Pada penutupan kemarin (30/9), sebanyak 308 saham menguat, 360 terkoreksi, dan 125 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/ins)