Jakarta (ANTARA) - Peluncuran Huawei Mate XT 2 semakin dekat setelah Huawei mulai membuka prapesan (pre-order) ponsel pintar lipat tiga (tri-fold) itu di China.
Dilansir dari Gizmochina pada Senin, Huawei dijadwalkan memperkenalkan Mate XT 2 pada 7 September. Menjelang peluncuran, perusahaan mengungkap konfigurasi memori Mate XT 2 yang akan ditawarkan.
Huawei Mate XT 2 hadir dalam empat pilihan konfigurasi, yakni RAM 16GB dengan penyimpanan 512GB, RAM 16GB dan penyimpanan 1TB.
Lalu ada varian RAM 16GB dan penyimpanan 1TB dengan fitur layar privat (anti-spy), serta varian tertinggi dengan RAM 16GB dan penyimpanan 2TB dengan fitur anti-spy dan stylus.
Baca juga: Masuk pasar Indonesia, Huawei Pura 90s bawa telefoto 200 MP & fotografi AI
Untuk pilihan warna, tersedia varian hitam, putih, dan ungu. Sementara varian 16GB+2TB hanya tersedia dalam warna ungu.
Huawei belum mengungkap harga resmi Mate XT 2. Namun, melihat generasi pertama yang dipasarkan sebagai perangkat kelas premium, model terbaru ini diperkirakan tetap memiliki harga yang cukup mahal.
Salah satu perubahan utama Mate XT 2 dari generasi terdahulu terdapat pada mekanisme lipatnya. Huawei menggunakan struktur tri-fold baru yang disebut "Wing Fold".
Berbeda dari generasi pertamanya yang menggunakan pola lipatan menyerupai huruf Z, dua panel tambahan pada Mate XT 2 dilipat ke arah dalam.
Dengan mekanisme tersebut, kedua panel dapat menutup dan melindungi layar utama ketika ponsel dalam kondisi terlipat.
Huawei juga menyediakan layar eksternal pada salah satu sisi ponsel. Layar tersebut memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas seperti menerima panggilan, membaca pesan, melakukan pembayaran, dan menjalankan fungsi lainnya tanpa harus membuka layar utama.
Huawei mempertahankan desain simetris pada Mate XT 2 guna menghasilkan distribusi bobot yang lebih seimbang ketika perangkat dibuka.
Baca juga: Huawei FreeClip 2 S rilis di Indonesia dengan harga Rp3 jutaan
Dalam kondisi terbuka, bagian tertipis perangkat disebut hanya memiliki ketebalan sekitar 3,5 milimeter. Huawei juga memperkuat engsel dan panel layar untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan.
Pada bagian depan, layar eksternal memiliki lubang kamera berbentuk pil. Kamera tersebut diperkirakan mendukung pengenalan wajah 3D yang dapat digunakan untuk membuka perangkat maupun melakukan pembayaran dengan metode pengenalan wajah.
Mate XT 2 juga dikabarkan membawa sejumlah fitur tambahan, termasuk kemampuan memantau detak jantung langsung dari perangkat.
Untuk sistem operasi, ponsel tersebut menjalankan HarmonyOS 7. Huawei disebut menyiapkan sejumlah peningkatan antarmuka yang disesuaikan dengan ukuran layar tri-fold, termasuk kemampuan multitasking dan penggunaan beberapa aplikasi melalui mode layar terbagi (split-screen).
Sementara itu, jenis chip yang digunakan Mate XT 2 masih belum dipastikan. Sejumlah laporan menyebut Huawei kemungkinan menggunakan Kirin 9030S atau chip baru dari keluarga Kirin 9050.
Baca juga: Huawei Pura 90s Series masuk Indonesia, simak spesifikasi dan harganya
Baca juga: Huawei tunjukkan tampilan dan fitur unggulan Pura X View
Baca juga: Indosat-Huawei kembangkan jaringan otonom berbasis AI
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.