Houthi serang Istana Presiden Yaman dengan rudal balistik

Jumat, 16 Oktober 2026 12:50 WIB

Image Print

Foto selebaran yang diberikan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan peluncuran misil yang diduga ke arah Mocha di Yaman, Minggu (9/8/2026). ANTARA/Xinhua/HO-Pusat Media Houthi/aa.

Istanbul (ANTARA) - Lima orang tewas dan 16 lainnya luka-luka dalam serangan rudal balistik oleh kelompok Houthi ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, ibu kota sementara Yaman, Kamis (15/10), menurut Menteri Kesehatan Yaman.

Seorang sumber pemerintah setempat mengatakan kepada Anadolu bahwa serangan tersebut melibatkan lima rudal balistik. Beberapa anggota pemerintahan sedang berada di dalam istana tersebut saat serangan terjadi.

Menteri Kesehatan Yaman Qassem Buhaibeh mengatakan di platform media sosial Facebook bahwa korban tewas dalam serangan tersebut meliputi petugas keamanan dan pegawai sipil yang bekerja di istana kepresidenan.

Buhaibeh menyebut serangan tersebut sebagai pengulangan atas serangan terhadap Pemerintah Yaman di Bandara Aden pada Desember 2020.

Sementara itu, Kementerian Penerangan Yaman mengatakan Perdana Menteri Yaman Shaya al-Zindani dan anggota pemerintahan lainnya dalam kondisi aman setelah serangan itu.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.

Sementara itu, televisi milik kelompok Houthi, Al-Masirah TV, dengan mengutip sumber militer yang tak disebutkan namanya, mengkonfirmasi serangan terhadap istana kepresidenan itu.

Serangan tersebut merupakan yang pertama kalinya diarahkan ke istana kepresidenan di Yaman setelah pecahnya kembali peperangan antara kelompok Houthi dengan pemerintahan Yaman, yang diakui komunitas internasional, sejak Juli lalu.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, membenarkan mereka telah menyerang "markas operasi perang Arab Saudi" di Aden, sembari menekankan keberadaan militer Arab Saudi merupakan sasaran sah untuk diserang.

Yaman terus dilanda konflik sejak kelompok Houthi merebut Ibu Kota Sanaa pada 2014, sehingga memaksa pemerintahan yang sah untuk melakukan evakuasi ke luar kota tersebut.

Koalisi pimpinan Arab Saudi kemudian melakukan intervensi militer untuk mendukung Pemerintah Yaman pada 2015.

Eskalasi permusuhan yang terjadi saat ini bermula sejak Juli, setelah gencatan senjata yang diteken pada 2022 gagal diwujudkan.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Houthi serang Istana Presiden Yaman dengan rudal balistik

Pewarta : Nabil Ihsan
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026