Jakarta (ANTARA) - Harry Kane meraih penghargaan Ballon d'Or 2026 setelah mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam malam penganugerahan di London pada Senin (26/10) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Penyerang Bayern Muenchen itu menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola dunia tersebut dalam 25 tahun terakhir sejak Michael Owen.

Kane menyebut penyelenggaraan acara di London membuat pencapaian itu terasa semakin istimewa.

“Saya hampir tidak bisa berkata-kata. Berada di London membuat momen ini terasa lebih istimewa. Sepertinya ini menjadi pertanda baik bagi saya malam ini. Terima kasih kepada semua orang yang telah memilih saya. Saya bisa membayangkan betapa sulitnya menentukan pilihan tahun ini,” kata Kane dalam pidato penerimaan trofi, dikutip BBC.

Kane juga memberikan apresiasi kepada para pemain lain yang masuk nominasi serta para pemenang penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kerja keras, tekad, dan dedikasi dapat membawa seorang pemain menuju kesuksesan.

Ia secara khusus berterima kasih kepada rekan-rekannya di Bayern Muenchen yang dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan karirnya.

Baca juga: Luis de la Fuente raih penghargaan Pelatih Terbaik Putra 2026

Kane juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih Vincent Kompany yang tidak dapat menghadiri acara tersebut karena sedang berada di rumah atau masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tanpa kalian dan seluruh anggota tim, semua ini tidak mungkin terjadi. Cara kalian mendorong saya untuk terus berkembang dan bagaimana kita bersaing satu sama lain sangat berarti. Terima kasih banyak,” ujar Kane.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kompany dan staf pelatih Bayern Muenchen yang telah membantunya berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai pemimpin.

“Sejak bergabung dengan kalian, saya berkembang sebagai pemain, sebagai pribadi, dan sebagai pemimpin. Terima kasih atas kepemimpinan kalian. Merupakan sebuah kehormatan bermain untuk Bayern Muenchen. Mewakili klub ini adalah sebuah keistimewaan. Saya senang bisa membawa trofi ini kembali ke Bayern Muenchen,” katanya.

Penghargaan Ballon d'Or 2026 menjadi puncak dari musim luar biasa Kane pada 2025/26. Ia mencetak 73 gol di seluruh kompetisi bersama Bayern Muenchen dan timnas Inggris.

Catatan tersebut juga mengantarkannya meraih penghargaan European Golden Shoe sebagai pencetak gol terbanyak di liga-liga Eropa.

Baca juga: Lamine Yamal raih Kopa Trophy untuk ketiga kali secara beruntun

Bersama Bayern Muenchen, Kane berperan penting dalam keberhasilan klub menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal musim lalu. Ia juga mencetak 14 gol di Liga Champions, hanya kalah dari Kylian Mbappe yang membukukan 15 gol bersama Real Madrid.

Bayern akhirnya tersingkir pada babak semifinal dari Paris Saint-Germain yang kemudian keluar sebagai juara.

Di level internasional, Kane memimpin timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Inggris mengakhiri turnamen di posisi ketiga, hasil terbaik mereka sejak menjuarai Piala Dunia 1966.

Kane mencetak enam gol sepanjang turnamen tersebut. Ia turut menyelamatkan Inggris melalui dua gol pada menit-menit akhir saat menghadapi Republik Demokratik Kongo, serta mencetak gol ketika melawan Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar.

Musim ini, Kane juga menyamai rekor penampilan terbanyak bersama timnas Inggris yang sebelumnya dipegang Peter Shilton sejak 1990.

Penampilan ke-125 membuat Kane menyamai catatan tersebut. Ia juga terus memperlebar rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Inggris dengan koleksi 91 gol.

Baca juga: Thomas Tuchel jagokan Harry Kane untuk Ballon d'Or 2026

Baca juga: 5 pemain Muslim dalam nominasi Ballon d'Or 2026

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.