Lukman Nur Hakim Akurat.co

| 11 September 2026, 16:43 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus USD100, Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Pemerintah belum berencana menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ditengah harga minyak mentah dunia yang berada di level USD100 per barel.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memantau perkembangan harga minyak dunia yang masih bergejolak.

“Tetapi pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak (BBM) subsidi tidak ada kenaikan,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: BLU Energi Masih Dikaji, Kementerian ESDM Pastikan PLN EPI Tetap Berjalan

Bahlil menyampaikan, keputusan mempertahankan harga BBM subsidi bukan langkah yang ringan bagi pemerintah.

Pasalnya, ketika harga minyak dunia meningkat, beban subsidi yang harus ditanggung negara berpotensi ikut bertambah.

Meski demikian, Bahlil mengatakan Presiden Prabowo memandang perlindungan daya beli masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan harga BBM subsidi.

“Tetapi Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat untuk menengah ke bawah itu jauh lebih penting, sekalipun dengan berbagai macam hal-hal yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Rata-rata ICP Masih Terkendali

Di sisi lain, Bahlil menuturkan, pemerintah juga mempertimbangkan pergerakan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) sepanjang tahun dalam menentukan kebijakan harga BBM.

Menurutnya, meski harga minyak saat ini berada di kisaran USD106–USD108 per barel, rata-rata ICP sejak Januari hingga September 2026 masih berada di kisaran USD85–USD90 per barel.

Baca Juga: Kementerian ESDM Tawarkan Lebih dari 100 Blok Migas RI ke Investor Rusia

“Tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85 sampai 90. Jadi overall masih oke,” tutur Bahlil.